Membuang Hajat

Tengah malam tepat jam 00:00 kutinggalkan Jakarta menuju Jogja. Jam 5 subuh sudah sampai Majenang, perbatasan Jabar-Jateng. Tidak ngebut, cuma jalannya tidak seberapa pelan. Menandai batas awal fajar dengan sholat subuh. Tapi perut tiba-tiba mulas. Ya sudah, sekalian saja menandai batas ‘daerah kekuasaan’ dengan membuang hajat…(Padahal biasanya kalau punya hajat suka saya doakan, tapi kali ini ‘tak buang aja…)

Majenang (antara Jakarta – Jogja), 23 Mei 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: