Visi Ibadah Nanang

Namanya Nanang, 38 tahun. Sehari-hari ngurus musholla stasiun Hall Bandung. Hidup dari hasil kotak infak. Itu pun sebagan untuk operasional musholla. Tidak banyak Rupiah bisa dibawa pulang untuk istri dan dua anaknya. Tapi faktanya, sudah 15 tahun kerja itu dilakoni tanpa pernah mengeluh. Visi ibadahnya jauh lebih penting ketimbang visi duniawinya. Sederhana tapi ikhlas. Yen tak pikir-pikir.., ternyata ‘kelasku’ masih jauh di bawahnya. Kalau begitu ya nggak usah dipikir aja..

Yogyakarta, 3 Mei 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: