Obsesi Timin

Namanya Timin, 41 tahun, jual bakso keliling sejak umur 16 tahun. Sudah 25 tahun mendorong gerobak yang sama, jual bakso yang sama, keliling kampung yang sama. Hanya pelanggannya silih-berganti.

Bosan? “Ya gimana lagi?”, katanya.
Capek? “Sebenarnya iya, kepingin bisa menetap”, angannya.
Tuntutan hidup bersama istri dan dua anaknya semakin berat. Impiannya sederhana: “Tolong pak, carikan saya tempat untuk jualan. Hasilnya terserah bagaimana bapak saja…”. Trenyuh hatiku.

Yogyakarta, 30 April 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: