Bahasa Jawa

Hadir di sebuah acara pesta pernikahan di pelosok Madurejo, Sleman, Jogja. Sang pembawa acara (pranata adicara) menggunakan bahasa Jawa hinggil penuh bunga-bunga. Ternyata hanya sekitar 50% kata-kata yang diucapkan yang dapat saya pahami maksudnya, selebihnya hanya bisa saya kira-kira.

Lha kalau aku yang telah berpengalaman menjadi orang Jawa hampir 50 tahun saja susah paham, lalu bagaimana dengan anak-anakku atau anak-anak muda lainnya? Jangan-jangan bahasa Jawa telah menjadi bahasa asing di tanahnya sendiri..

Yogyakarta, 18 April 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: