(1) Catatan Perjalanan: Antara Lembang – Katumiri


Tepat jam 05:25 KA Lodaya tiba di Stasiun Hall, Bandung setelah menempuh perjalanan hampir delapan jam dari Jogja. Sekitar jam 06:00 lebih sedikit segera meluncur ke Lembang membelah kota Bandung yang mulai sibuk. Inginnya mencari sarapan pagi yang berbeda karena sejak siang kemarin di Jogja perut satu-satunya ini belum terisi nasi, meski sudah kemasukan segala macam makanan (dasar perut Jawa…!). Eh, dapatnya malah roti bakar. Yo wis…, dipadu dengan kopi pun jadilah sarapan pagi yang cukup mengenyangkan, sambil menyasikan kesibukan pagi cerah berhawa sejuk kota Lembang.

Datang seorang ibu menawarkan bungkusan nasi kuning. Sebenarnya kami tidak berminat membelinya. Tapi rasa kasihan timbul saat melihat bungkusan nasi kuning yang dibawa oleh si ibu terlihat masih banyak, menandakan pagi itu belum banyak laku terjual. Akhirnya dua bungkus nasi kuning pun kami beli, bahkan si ibu itu masih berbaik hati menambahnya menjadi tiga bungkus tanpa tambahan biaya. Kami lanjutkan perjalanan dengan membawa serta bungkusan nasi kuning yang belum tahu selanjutnya mau diapakan.

Turun dari Lembang membelok ke jalan tembus Lembang – Cisarua – Cimahi. Jalan menurun tajam, berpemandangan lereng menuju lembah kota Bandung. Melewati kawasan sekolah Advent yang berlanskap tampak tertata rapi, bersih dan indah. Akhirnya sampai di sebuah masjid di pinggir jalan di kompleks PT Biofarma, di desa Kertawangi, kecamatan Cisarua, termasuk wilayah kabupaten Bandung Barat. Masjid Al-Aafiyah namanya. Sebuah nama yang sebenarnya jarang dipakai untuk menamai sebuah masjid.

Bangunan masjid ini sederhana namun terlihat masih baru dan bersih membuat betah siapapun yang menyinggahinya. Tempat yang cukup nyaman untuk menunaikan sholat Dhuha, lalu beristirahat sejenak sambil menikmati suguhan pemandangan indah berlatar gunung Burangrang. Bercengkerama dengan teman seperjalanan dan ngobrol dengan penjaga masjid, di bawah buaian hawa pegunungan yang menyegarkan, terasa waktu seperti cepat berlalu.

Perjalanan kemudian dilanjutkan berbalik kembali naik ke arah sekolah Advent, lalu membelok menuju kawasan wisata Katumiri yang berada di punggungan perbukitan. Kawasan wisata Katumiri ini biasanya ramai dikunjungi para wisatawan, terutama wisatawan domestik pada hari Minggu atau hari libur Di luar hari-hari itu kawasan ini nampak lengang dan sepi, bahkan sebenarnya tertutup bagi wisatawan.

Di sebuah gardu pemandangan, seluas mata memandang tampak bentang alam kawasan lembah yang adalah kota Bandung, Cimahi dan sekitarnya terlihat indah nun jauh di sisi selatan, tersaput pantulan cahaya matahari yang sedang terik. Tidak jauh di bawah gardu pemandangan berada, terhampar area kebun sayur tidak terlalu luas di bidang tanah yang miring, di lereng yang cukup landai. Seorang petani terlihat di lokasi agak ke bawah sedang menggarap ladangnya, mencangkul dan membersihkan lahan kebunnya. Tiba-tiba teringat akan bekal bungkusan nasi kuning yang sebelumnya dibeli di Lembang. Segera kami turun menghampiri paman petani yang sedang bekerja di ladangnya, menyusuri pematang kecil yang membatasi petak-petak ladang yang rata-rata berukuran sempit.

Petak-petak ladang itu dibentuk berteras-teras menyesuaikan kemiringan lerengnya. Maka untuk dapat berjalan menyusuri pematang pembatas ladang terkadang harus mencari-cari jalan yang agak landai dan sesekali harus meloncat dari satu teras ke teras di bawahnya. Agak merepotkan karena sesekali bisa terjatuh atau terpeleset, tapi inilah sepenggal pengalaman yang barangkali tidak pernah terbayang akan sempat dilakukan di tengah rutinitas kehidupan di kota.

Sekedar menyapa dan berbasa-basi dengan paman petani sebagai tanda persahabatan, untuk kemudian bungkusan nasi kuning pun kami berikan. Ekspresi terima kasihnya terlihat di wajah ceria dan senang dari paman petani yang dari raut mukanya terlihat lebih tua dari usianya. Sebuah pemberian yang nilai nominalnya tidak seberapa sebenarnya, tapi berbagi kebahagiaan hingga bersusah menuju tempat kerja paman petani itulah yang menjadi intinya.

Sejenak kemudian beristirahat di sebuah saung (gubuk) entah milik siapa, menikmati semilir angin pegunungan yang terasa menyejukkan di tengah cuaca yang sedang panas. Pemandangan lembah kota Bandung masih jelas terlihat memesona membentang jauh di bawah. Hingga akhirnya sayup-sayup di kejauhan terdengar adzan tanda waktu sholat dhuhur tiba.

Di sebuah musholla di kawasan wisata Katumiri, kami berjamaah menjalankan sholat dhuhur. Kesempatan sholat berjamaah, di sebuah kawasan pegunungan yang indah, sepi dan berhawa sejuk, yang akhir-akhir ini suka kami angankan bahkan impikan, akhirnya datang juga. Dan, keinginan untuk sholat berjamaah pun kesampaian. Puji Tuhan wal-hamdulillah….

Usai sholat dhuhur semula ingin segera mencari makan siang, tapi tertunda karena ingin lebih lama menikmati suasana alam pegunungan. Sebelum meninggalkan Katumiri, beristirahat sejenak sambil mengobrol di dalam kendaraan di bawah keteduhan rerimbunan pepohonan di tempat parkir, dibuai hembusan lembut angin pegunungan adalah pilihan yang terlalu sayang untuk dilewatkan. Sebab kesempatan seperti ini memang tidak mudah diperoleh saat di tengah keseharian yang sudah cukup menyita waktu dan kepentingan.

Kalau kemudian terselip suasana indah, dalam nuansa hati yang menggetarkan dan memberikan kenangan yang mengesankan, maka itu adalah karunia Tuhan yang tiada terkira. Yang oleh karenanya pantas dinikmati, disyukuri sekalius dihikmahi. Sebab disadari atau tidak, di sana ada kebaikan, ada perenungan dan mungkin juga ada kesalahan, yang sudah semestinya dipetik ibrah atau pembelajarannya. Semua terangkai dalam sebuah percikan rahmat dan anugerah dari Yang Maha Pencipta Alam Seisinya, yang cinta kasihNya tak terbatas sekaligus tak terbalas seberapa besarpun penghambaan pernah diberikan oleh mahlukNya.

Bandung, 13 April 2010
Yusuf Iskandar

Tag: , , , , ,

Satu Tanggapan to “(1) Catatan Perjalanan: Antara Lembang – Katumiri”

  1. sofie Says:

    AYO MAJUKAN PARIWISATA INDONESIA DAN DUKUNG VISIT INDONESIA 2010…
    DAPATKAN INFO UNTUK LIBURAN ANDA KE KAWASAN BANDUNG UTARA..
    KUNJUNGI SITE KAMI : http://www.wisatalembang.com/
    untuk semua event dan promosi nya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: