Guru Besar Dan Guru Bantu

Setelah semalam nglembyur… terkantuk-kantuk akhirnya pagi ini selesai juga menyelesaikan buku kenangan untuk teman sekamarku 30 tahun yll yang segera akan dikukuhkan menjadi Guru Besar. Beliau benar-benar Guru yang “digugu lan ditiru” (dipercaya dan diteladani). Sementara saya seprana-seprene baru jadi Guru yang “diguyu lan ditinggal turu” (diketawain dan ditinggal tidur). Tapi syukurlah, tetap saja saya Guru.., Guru Bantu (bantu nyopir, bantu bersih-bersih, bantu angkut-angkut…)

Yogyakarta, 8 April 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: