Kopi Shang Hai

Jogja hujan sejak fajar hingga menjelang siang, sejak subuh hingga penghujung dhuha. Air tertumpah dari langit mengiringi sepenggal doa dhuha, semoga rejeki yang masih di langit sedang dihamburkan ke muka bumi (fis-sama’i fa-anzilhu). Dan, kusambut rejeki itu dengan secangkir kopi Shang Hai (haaaa… varian baru dari Cianjur, selain stok yang masih ada di almari, kopi dari Papua, Bandung, Jambi, Medan dan Aceh. Entah kapan habisnya!)

Yogyakarta, 7 April 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: