Ketika Kekasihku Ketakutan

Suatu ketika (duluuu sekali…) kekasihku merasa ketakutan karena tiba-tiba tercium aroma semerbak yang tidak biasanya.

Lalu kukatakan: “Enggak usah takut, aku di belakangmu siap memelukmu” (sumprit…, saya belum memeluknya…).
Dia pun merasa tenang. Tapi kemudian dia tanya: “Kalau benar-benar ada yang muncul gimana?”.
Jawabku: “Ya pasti kamu duluan yang di-brakot (dimakan seperti makan buah), ‘kan kamu ada di depanku…”.

Yogyakarta, 5 April 2010
Yusuf Iskandar

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: