Bus Surat

Anak muda sekarang mungkin banyak tidak familiar dengan bus surat. ‘Barang langka’ ini kalah oleh komputer dan HP.

Sekali waktu anakku tanya: “Kalau kirim surat melalui bus surat itu diambil pak Pos nggak ya?”.
Jawabku: “Mestinya diambil, tapi… perlu diintip dulu lubang bus suratnya”.
Anakku diam sesaat mencoba memahami kata-kataku, lalu dia tanya: “Kenapa?”.
Kujawab: “Yaa.., siapa tahu di dalamnya ada Mr. Bean yang suka mencuri perangko…”.

Yogyakarta, 30 Maret 2010
Yusuf Iskandar

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: