Archive for Maret 28th, 2010

Pesta Itu Mulai Usai

28 Maret 2010

Tidak saya pungkiri, sebagai penikmat kopi, yang seringkali diidentikkan “ex-officio” juga penikmat asap nikotin… Saat pagi atau sore, serasa ada sesuatu yang hilang tatkala berlangsung rutinitas pesta kecil, ‘jamuan ngupy‘ (maksudnya minum kopi pahit kurang gula, yang rasanya seperti jamu…). Pesta itu nampaknya mulai usai. Pesta itu kini berlangsung tanpa asap bakar-bakar tembakau…

Yogyakarta, 28 Maret 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Surat Yasin

28 Maret 2010

Sudah ratusan atau (barangkali) ribuan kali kubaca surat Yasin (walau tidak hafal juga…hiks). Tapi hatiku selalu bergetar setiap kali sampai ayat 61 : Wa-ani’buduunii. Haadzaa shiroothummustaqiim (Dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus). Karena ketika sedang kubaca ayat inilah ayahku menghembuskan nafas terakhirnya…

(Ayat berikutnya berbunyi: Dan sungguh setan itu telah menyesatkan sebagian besar di antara kamu. Maka apakah kamu tidak mengerti?)

(Sekedar mengenang almarhum ayahku yang meninggal pada tanggal 19 Oktober 2008 pada usia sekitar 75 tahun)

Yogyakarta, 28 Maret 2010
Yusuf Iskandar

Mati Lampu Untuk Earth Hour

28 Maret 2010

ML sejam cukuplah (20:30 s/d 21:30), karena di dalam rumah panas, pindah ke depan rumah… terasa indahnya, terasa nikmatnya… Beratap langit mendung, dan malam tak berbintang…

Earth Hour, “give ’em brake”, a golden hour may earth ever had…

(ML : Mati Lampu)

Yogyakarta, 27 Maret 2010
Yusuf Iskandar

Bakso Pak Giman, Madurejo

28 Maret 2010

Lebih 20 tahun pak Giman (55 th) midar-mider mendorong gerobak baksonya. Bukan waktu yang pendek. Kini dia mulai kelelahan, nampak pada guratan wajah tuanya. Lalu mendirikan gubuk 4 x 4 m2 di atas tanah simboknya, berjualan bakso dan soto, sejak 10 hari yll.

Siang tadi kuajak putriku mampir ke kedai pak Giman, bukan karena baksonya (iya juga sih, tapi sedikit..), namun lebih untuk silaturrahim karena pak Giman adalah tetangga baru dekat tokoku…

(Baksonya pak Giman, biasa saja tapi banyak penggemarnya. Mungkin karena taste-nya pas dengan indra pencecap masyarakat seputaran Madurejo…)

(Tokoku bernama “Madurejo Swalayan” di desa Madurejo, Jl. Prambanan – Piyungan Km 5, Sleman, Yogyakarta)

Yogyakarta, 27 Maret 2010
Yusuf Iskandar

Musim Panen Di Madurejo

28 Maret 2010

Musim panen telah tiba. Hamparan sawah dengan padi menguning di kawasan Madurejo mulai dipanen, seolah berpacu dengan datangnya musim hujan. Tanaman padi dipotong di pangkalnya, kemudian dirontokkan bulir padinya dengan cara dipukul-pukulkan, lalu rontokan padinya dimasukkan karung, untuk kemudian diangkut ke penggilingan padi dijadikan beras.

Tiada lagi pemandangan petani yang menuai padi seperti nyanyian: “potong padi ramai-ramai, di sawah…”.

(Madurejo adalah nama sebuah desa di wilayah kecamatan Prambanan, kabupaten Sleman, DIY)

Yogyakarta, 27 Maret 2010
Yusuf Iskandar