Archive for Maret 19th, 2010

Ramuan Purwaceng

19 Maret 2010

Ketika di Dieng, saya minum ramuan kopi purwaceng yang konon mampu meningkatkan stamina pria dewasa. Saya datangi pabriknya di Wonosobo. Setelah di Jogja, berhari-hari minum kopi purwaceng kok nggak terasa bedanya, stamina tetap datar-datar saja. Padahal tadinya saya berharap akan menjadi lebih bergairah… untuk mengangkat galon Aqua 19 liter ke atas dispenser.

Pasti ada yang salah nih! Kalau bukan kopinya, ya orang yang minumnya, atau jangan-jangan… galon Aquanya?

***

Saat berkunjung ke pabrik purwaceng, saya tanya si empunya pabrik: “Apa benar khasiat purwaceng seperti yang ditulis ini?”. Jawabnya kira-kira begini: “Banyak orang termsuk saya sudah membuktikannya, tapi setiap orang kan tidak sama, lain-lain kondisinya..”.

Woo, kalau begitu sekarang saya baru ‘ingat’, jangan-jangan saya termasuk orang yang ‘lain kondisinya’ itu. Ah! Kalau begitu nama ‘purwa-ceng’ mau saya usulkan diganti saja. Mungkin jadai ‘purwa-wes-ewes-ewes’ atau…’purwa-purwa-dalam-perahu’

Yogyakarta, 19 Maret 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Kepingin Merokok

19 Maret 2010

Seorang sahabat yang sejak lahir tidak pernah menyentuh rokok, penasaran ingin tahu bagaimana sih rasanya merokok? Lalu dia kepingin mencobanya dan mengambil rokokku. Sebagai teman yang baik hati, tidak sombong dan rajin menabung, tentu saja kucegah.

Kubilang: “Janganlah, itu tidak baik untukmu”.
Dia protes: “Lha kalau tahu tidak baik kenapa kamu merokok?”.
Jawabku: “Tidak baik untukmu, tapi baik untukku karena rokokku tidak jadi kau ambil…”.

Yogyakarta, 18 Maret 2010
Yusuf Iskandar

Tetes Kopi Penghabisan

19 Maret 2010

Akhirnya, sampailah pada tetes kopi penghabisan (dari 0,5 kg kopi Aroma). Sepertinya perlu ke Bandung lagi khusus untuk beli kopi, kecuali… (nah, ini bagian terpentingnya) ada yang berbaik hati membelikannya.

Tapi no worries, tidak sedramatis itu lah, di rumah saya masih punya kopi purwaceng (oppo iki..!), atau ngambil saja dari toko ‘boss’ saya (nah, ini bagian terindahnya, mempunyai ‘boss’ jualan kopi, nggak laku dijual ya diminum sendiri…)

Yogyakarta, 18 Maret 2010
Yusuf Iskandar