Pintu Rejeki

Irama hidup ini memang fluktuatif turun-naik. Contohnya: Dari FB turun ke BBM, dari BBM turun ke warung, dari warung turun ke kesepakatan bisnis, akhirnya naik motor pulang… Akad awalnya memang sederhana: nge-teh bareng di warung, nggak dapat bisnisnya ya dapat nge-tehnya…

Kalau akhirnya usaha Cuci Helm yang kemudian dipilih, semoga Tuhan merestui sebagai pintu rejeki. Dan, aku bersyukur turut menunjukkan dimana pintu itu berada…

(FB : Facebook, BBM : BlackBerry Messenger.
Seorang teman tertarik dengan usaha Cuci Helm, maka malam itu saya membantu menjelaskan segala sesuatunya. Bisnis Cuci Helm sudah saya jalani selama setahun ini. Lokasi gerainya : “Devano” Cuci Helm, Jl. Kusumanegara 278, Yogyakarta)

Yogyakarta, 17 Maret 2010
Yusuf Iskandar

Tag: , , , ,

2 Tanggapan to “Pintu Rejeki”

  1. winartiandayani55 Says:

    Sosial banget ya ternyata pak Yusuf,kerso bagi-bagi ilmu.Nabung buat besok ya pak?(nabung amal).Sekalian promosi kan,la kalau ku mau nyucikan helm kesini berngkatnya 6jam,jadi pp 12jam.Gimana nih pak…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: