Ember Kecil

Ngopi pagi dan sore sudah menjadi kebiasaanku. Sekali waktu istriku bikin teh tubruk, tiba-tiba saja aku jadi kepingin dan minta dibuatkan juga. Tidak lama kemudian: “Itu tehnya di meja”, kata istriku. Nampak satu gelas buesar… teh kental hangat sudah siap di meja.

Saya lalu berpesan: “Mbok ya, lain kali bikin tehnya pakai gelas saja”.
Lha itu… apa?”, tanya istriku heran.
“Lho.., itu bukannya ember kecil?”, aku balik tanya.

Yogyakarta, 8 Maret 2010
Yusuf Iskandar

Tag: , , ,

Satu Tanggapan to “Ember Kecil”

  1. gelar Says:

    hahaha mirip banget ibu saya klo bikin teh tubruk di gelas yang gede banget…, mungkin maksudnya biar ga ribet bikin2 lagi, dan biasanya saya dan kakak diam-diam suka minum teh tersebut meskipun sebnernya teh tersebut cuma dibikin buat papa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: