Kenapa Tidak Jadi Pelawak?

Seorang wanita pembaca Blog-ku (ini) berkomentar, katanya tulisanku ‘nggregetno’ (bikin geregetan). Wooo…belum tahu dia, itu baru tulisannya!

***

Pembaca Blog-ku yg geregetan itu lalu berkata lagi : “mbok jadi pelawak…” Lho, piye to iki? Ya saya harus tahu dirilah. Untuk bisa ‘nggregetno’ itu perlu mampu berpikir sistematis. Sedang untuk jadi pelawak perlu mampu berpikir ngalor-ngidul pating pecothot. Yang terakhir itu porsinya mereka yang sering tampil di televisi dan koran akhir-akhir ini…, bukan porsiku!

(Maaf mbak Win, komentar Anda sungguh membuat saya terinspirasi. Just kidding….., untuk guyonan saja…..)

Yogyakarta, 19 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: