Di Kereta Argo Wilis Bandung – Jogja

Di kereta Argo Wilis, di tengah perjalanan antara Bandung dan Jogja, seorang bapak membaca sebuah buku kecil bertulisan Arab. Lama dan cukup keras hingga terdengar dari jarak 3 meter. Hatiku berkata: “Orang ini pasti enggak punya kerjaan…”.

Tapi kemudian saya berpikir : Bukankah lebih baik membaca sesuatu yang tidak tahu artinya tapi hatinya meyakini kebenaran tersiratnya, daripada bebas buta aksara tapi hatinya tak mampu membaca apa-apa?

Antara Bandung – Jogja (Di Kereta Argo Wilis), 7 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Tag: , , , ,

2 Tanggapan to “Di Kereta Argo Wilis Bandung – Jogja”

  1. winartiandayani55 Says:

    salam kenal,
    itu kan dipikiran anda,sedang dipikiran bapak tua itu pasti beda?!

    • madurejo Says:

      Setuju 100%, mbak… Saya memahami kegusaran Anda.
      Terima kasih dan salam kenal kembali.

      (NB: Anda akan memahami jalan pikiran saya kalau sempat mengeksplor tulisan-tulisan saya di blog ini… Stay cool)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: