Archive for Januari 28th, 2010

Sehari Di Pengadilan Negeri Sleman

28 Januari 2010

(Hari ini adalah persidangan para perampok yang pernah ngerjain tokoku “Madurejo Swalayan”. Peristiwa perampokan itu sendiri terjadi pada tanggal 5 Januari 2009, setahun yang lalu. Catatan tentang peristiwa itu ada di sini).

——-

Para pelaku kriminal biasanya punya nama alias aneh-aneh, seperti dua perampok tokoku setahun yll, punya nama alias Mbelmbong dan Munthuk… Sedang dalangnya, saya baru tahu ternyata sudah didor dan modharrr..., teriring doa tulus semoga kembali ke Rahmatullah dlm khusnul khotimah…

——-

Sesuai nama aliasnya, Mbelmbong, perampok tokoku itu memang benar-benar gemblung. Sepanjang persidangan hingga pembacaan tuntutan jaksa, terus saja cengengesan (padahal ini bukan sidang DPR…..). Dan akhirnya pak hakim pun tidak mampu lagi menyembunyikan rasa geram dan marahnya… Wong gemblung kok jadi rampok…

——-

Ibu jaksa yang sedang hamil tua itu sampai harus beeerkali-kali datang dan meminta maaf kepadaku karena telah membuat aku menunggu lama. Undangan sidang jam 10:00, tapi hingga jam 13:00 belum ada kejelasan. Saya katakana : “Tidak apa-apa ibu, saya bisa memaklumi” (Dalam hati saya bilang : Tuhan pernah ‘lebih parah’ lagi, ‘menyuruhku’ menunggu 20 tahun, itupun aku jalani…)

Sleman – Yogyakarta, 28 Januari 2010
Yusuf Iskandar

Iklan

Di Tepian Sungai Pesanggrahan

28 Januari 2010

Di tepian sungai Pesanggrahan, di sudut pelosok Depok, melewatkan sepenggal malam dan sepotong pagi, bersama seorang seniman lukis, bicara tentang ‘saat usia kita limapuluh tahun’. Ini cerita tentang “apa yang…”, dan bukan tentang “mengapa…”.

(Di Sanggar, studio dan rumah milik pelukis Hanafi di Depok, Jabar)

Depok, 27 Januari 2010
Yusuf Iskandar

Makan Siang Menu Jepang

28 Januari 2010

Makan siang dengan menu ikan mentah ala Jepang di Pacific Place. Sayang chip processor otak saya produk lama yang sudah agak tersendat-sendat bin sulit untuk mengingat namanya dan rasanya…, kecuali satu, ‘ra sa mbayar’ (enggak usah mbayar)…

(Belakangan teman saya memberitahu bahwa yang saya makan itu namanya : unagi atau sejenis eel atau belut bakar kering; tobiko; wasabi yang ada taburan telur ikan; ikan salmon mentah dan matang, dll. entah apa lagi namanya….., plus suguhan edamame alias kedelai rebus)

Jakarta, 26 Januari 2010
Yusuf Iskandar

Rinjani Tak Pernah Ingkar Janji

28 Januari 2010

Membaca perjalananku ke Rinjani, seorang pembaca blogku mengirim email, katanya dia merasa cemburu lebih dari melihat pacar dan selingkuhannya.

Maka jawabku :

Rinjani tak pernah ingkar janji.
Walau BMKG meramal ‘kan hujan badai,
Rinjani tetap setia menanti ‘tuk didaki…

Jakarta, 26 Januari 2010
Yusuf Iskandar

Cumi Telor Bakar

28 Januari 2010

Cumi Telor Bakar

Cumi telor bakar dimakan dengan sambal kecap. Huuu…

(Makan malam di Warung ‘Sate Khas Senayan’ Jl. Kebon Sirih, Jakarta).

Jakarta, 25 Januari 2010
Yusuf Iskandar

Program Pembangunan

28 Januari 2010

Program pembangunan pagi ini tidak lancar…. Harus di-SMS bolak-balik-bolak, baru dijawab “Iya, yaaa…”. Dikumandangkan adzan dalam bahasa Indonesia : “Sholat itu lebih baik daripada tiduuur….”, eh dijawab : “Udah tahu!”, tapi selimut ditarik juga menutupi kepalanya. ‘Digangguin’, kok malah nesu (marah)… Ah, yo wis. Bikin kopi kental ‘jelas lebih enak’… lalu siap-siap week end ke Jakarta (kalenderku ada NB-nya: week end boleh dijatuhkn kapan saja…).

Yogyakarta, 25 Januari 2010
Yusuf Iskandar