Pemilu Amerika 2004 : George Bush atau John Kerry?

George W. Bush

George W. Bush

John Kerry

John Kerry

Empat tahun yang lalu, 7 Nopember 2000, saya menyempat-nyempatkan melototin TV sampai larut malam di New Orleans karena penasaran ingin segera mengetahui siapa yang bakal menjadi presiden Amerika : George Bush atau Al Gore.

Hari ini, 2 Nopember 2004 malam waktu Amerika, peristiwa yang sama terulang kembali. Pemilunya dan penasarannya yang sama, tapi melototnya tidak lagi. Siapa bakal presiden Amerika 2004-2008 : George Bush atau John Kerry.

Kalau sempat melihat saluran TV CNN tentu lagi seru-serunya. Karena masih tengah hari di kantor, sambil teklak-tekluk menyertai puasa, saya coba membuka website CNN. Kedudukan sementara Bush unggul lawan Kerry, 193 vs 112 electoral vote (untuk mudahnya saja, saya terjemahkan electoral vote dengan jatah suara, sementara popular vote dengan kartu suara). Ini masih sementara, hasil dari 32 negara bagian yang sudah menutup TPS-nya dan menyelesaikan perhitungan kartu suaranya.

Angkanya masih terus bergerak naik. Apalagi suara dari negara-negara bagian yang padat penduduknya seperti Florida dan California belum tuntas. Sebagian negara bagian lainnya masih melangsungan perhitungan kartu suara atau bahkan kawasan sebelah barat masih melangsungkan pencoblosan. Siapa yang lebih dahulu melewati jumlah angka keramat 270 suara, dialah yang akan keluar sebagai pemenang. Oleh karena itu tidak selalu harus menunggu sampai semua TPS menyelesaikan perhitungannya untuk mengetahui hasilnya.

Sekedar mengingat, pemilu Amerika tahun 2000 merupakan pemilu paling rumit sepanjang sejarah Amerika. Bagaimana media Amerika menjuduli dengan Too Close To Call, hasil pengumpulan suaranya terlalu ketat untuk dapat memutuskan siapa pemenangnya. Ini merujuk kepada hasil pencoblosan di negara bagian Florida yang selisih suara antara untuk Bush dan untuk Gore kurang dari setengah persen, padahal suara Florida akan menentukan siapa menang dan siapa kalah. Menurut peraturan yang berlaku di Florida, maka perlu dilakukan penghitungan ulang. Namun ternyata proses ini sangat berlarut-larut sehingga harus diselesaikan melalui proses peradilan yang melelahkan. Akibatnya, untuk menentukan siapa presiden baru Amerika diperlukan waktu hingga 36 hari sejak hari coblosan.

Akankah pemilu presiden Amerika tahun ini juga menghasilkan angka yang Too Close To Call? Kita lihat saja nanti sore, beberapa jam lagi. Menurut beberapa jajak pendapat, George Bush akan unggul atas John Kerry. Wah, ciloko tenan…. yen presiden-ne Gus Bush maneh………

Tembagapura, 3 Nopember 2004
Yusuf Iskandar

Iklan

Tag: , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: