Ada Pilihan Sop Gurami Di Serang

Hari sudah agak malam ketika saya tiba di kota Serang, Banten. Baru saja keluar di pintu tol Serang Timur dari arah Jakata dan perjalanan masih akan berlanjut ke kota Pandeglang. Sudah tiba waktunya makan malam. Karena itu perlu segera mencari tempat makan yang mudah ditemukan lokasinya, tidak perlu keluar jauh dari jalur utama dan tentu saja yang menunya enak, tidak harus enak sekali.

Pak sopir yang mengantar saya merekomendasikan untuk mampir ke rumah makan “S” Rizky. Menilik namanya memang berkesan kurang “menjual”. Hanya karena pak sopir menambahi, katanya : “sopnya enak, pak…”, maka saya lalu menyetujuinya.

Lokasinya mudah dicapai di dalam kota, tepatnya di Jl. Jendral Sudirman, dekat perempatan Ciceuri. Malam itu rumah makan sudah agak sepi, nampaknya memang sudah menjelang waktunya tutup. Syukurnya kami masih dilayani dengan baik.

Sesuai dengan alasan pertama mampir adalah karena katanya sopnya enak, maka menu sop-sopan segera dipesan. Ada tiga macam sop yang dtawarkan malam itu, yaitu sop buntut, sop buntut goreng dan sop gurami. Mendengar namanya saja saya sudah bingung memilih. (Lha iya, memilih satu dari tiga yang sama enaknya saja susah, apalagi memilih satu dari lebih lima puluh yang tidak sama enaknya atau sama tidak enaknya….).

Karena dimungkinkan untuk memilih dua, maka kami pesan sop buntut dan sop gurami masing-masing satu porsi. Kebetulan gurami yang ukuran kecil habis, apa boleh buat yang berukuran besar pun tidak mengapa, sepanjang tingkat keenakannya tidak berpengaruh.

Tidak terlalu lama menunggu, segera saja seporsi sop buntut Rizky, begitu judulnya, tersaji di meja. Tanpa menunggu sop gurami datang, langsung saja beraksi dengan sruputan pertama kuahnya, diikuti gigitan pertama daging buntutnya, baru dicampur dengan nasi. Dagingnya empuk benar, dipadu dengan irisan wortel, kentang, daun bawang dan kepyuran emping melinjo. Terbukti memang benar kata pak sopir tadi. Sopnya enak. Ini sudah cukup memenuhi syarat untuk memuaskan perut keroncongan.

Kemudian sop guraminya disajikan sampai munjung isi mangkuknya. Lha, wong guraminya yang ukuran besar, padahal sudah dipotong-potong. Serat-serat daging guraminya terasa sekali sejak gigitan pertama dan rasa ikannya juga masih terasa segar. Pertanda bahwa ikan guraminya masih segar. Padahal yang saya khawatirkan tadinya adalah kalau ikan guraminya sudah kurang segar, maka akan pupuslah kesedapan sop yang saya bayangkan. Paduan dalam kuahnya adalah daun bawang irisan agak besar-besar, disertai kilasan rasa jahe. Pas benar taste-ya.

***

Rumah makan “S” Rizky ini rupanya kepunyaan pak Bupati Pandeglang. Selain yang saya kunjungi di Serang malam itu, masih ada dua rumah makan lainnya yang masih satu kepemilikan yang masing-masing berada di kota Pandeglang dan Labuan. 

Saya memang tidak bisa berlama-lama terhanyut dalam kenikmatan sop buntut dan sop gurami, mengingat perjalanan malam masih harus dilanjutkan 2-3 jam lagi. Itupun perut sudah terasa kenyang, wong dihadapkan dengan seporsi sop buntut plus seporsi sop gurami besar. Tentu saja tidak saya habiskan sendiri, melainkan gotong royong dengan pak sopir. Tapi ya tetap saja meyebabkan jadi agak malas untuk berdiri kembali ke kendaraan karena kekenyangan.

Setidak-tidaknya menu sop rumah makan “S” Rizky ini layak untuk menjadi pilihan bilamana sedang mampir ke kota Serang dan kepingin singgah sebentar untuk makan. Selain menu sop-sopan, di sini juga tersedia menu lainnya, termasuk aneka minuman dan jus yang dinamai menggunakan nama-nama gaul sebagai penarik. Meski tidak tergolong hoenak sekali, tapi tidak mengecewakan, terutama sop guraminya itu…..

Yogyakarta, 15 Mei 2008
Yusuf Iskandar

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: