Feed on
Tulisan
Komentar

Arsip untuk ‘> Seputar JAKARTA’ Kategori

Sehabis subuh, bersiap hendak terbang ke Bengkulu. Secangkir Coffee-Mix sudah siap di meja. Sambil menunggu taksi, sambil menyeruput kopi campur. Dan, tidak ketinggalan sebatang rokok putih, yang ternyata tinggal sebatang dalam bungkusnya yang berwarna merah-putih. 
Setelah membaca koran pagi, barulah saya ingat bahwa hari itu adalah tanggal 31 Mei sebagai Hari Tanpa Tembakau (World No Tobacco [...]

Read Full Post »

Pagi itu, kira-kira sebulan yang lalu, saya mesti buru-buru menuju bandara Cengkareng. Menurut tiket pesawat yang sudah di tangan, saya akan kembali ke Yogya dengan pesawat Mandala penerbangan pagi. Sebenarnya saya rada ogah-ogahan naik pesawat ini. Waktu berangkat ke Jakarta kemarinnya naik Garuda, tapi kembali ke Yogya terpaksa menggunakan jasa pesawat Mandala karena kehabisan tiket [...]

Read Full Post »

Hari sudah gelap di Kemang Timur. Akhirnya dapat taksi juga setelah agak lama menunggu di tepi jalan, gerimis lagi. Begitu duduk di jok belakang kiri, segera terasa bahwa kondisi kendaraan masih agak baru. Meski rada remang-remang, interior dalamnya terlihat bersih, tidak kusam, tidak terkesan jorok, tidak bau apek.  Pendeknya, sudah lama tidak ketemu taksi yang [...]

Read Full Post »

Jam limo keliwat limo (05:05) pagi, sepur Argo Dwipangga jurusan Solo - Jakarta memasuki statsimun Jatimanaraga (Jatinegara, mangsudnya…..). Saya terbangun dari mimpi karena selimut pinjaman pramugari sepur ditarik-tarik sama yang tadi meminjaminya, sesaat sebelum kereta memasuki Jatinegara. “Hampir sampai…..”, katanya seperti terburu-buru sembari tidak perduli.
Mata masih agak siut-siut, antara melek dan merem. Saya lihat jatah [...]

Read Full Post »

Suatu sore di sebuah restoran di Terminal A bandara Cengkareng. Seorang bule membeli sekaleng minuman ringan. Setelah dibayar lalu duduk dan siap menarik tuas pembukanya. Namun tiba-tiba diurungkan. Sang bule berdiri dan kembali ke kasir tempat dimana dia membayar dan menerima sekaleng minuman tadi, lalu bercakap dengan pelayan yang berdiri di sebelah kasir.
Sang bule menunjuk-nunjuk [...]

Read Full Post »