Tentang Saya
20 Desember 2007 oleh madurejo
Sebagai mantan buruh tambang yang telah lebih 16 tahun bekerja ngawulo kepada pemilik modal, akhirnya saya memutuskan untuk banting setir dan merintis berwirausaha.
Sekitar 6,5 tahun (1988 - 1995) saya bekerja di PT Lusang Mining, tambang emas bawah tanah pertama di Indonesia yang dikelola oleh swasta, berlokasi di desa Lebong Tandai, di pedalaman Bengkulu Utara. Kemudian, sekitar 9,5 tahun (1995 - 2004) saya bekerja di PT Freeport Indonesia, tambang tembaga dan emas terbesar ketiga di dunia, berlokasi di kaki pegunungan Cartenz, di pedalaman Papua. Selama 2,5 tahun (1999 - 2001) saya memperoleh kesempatan untuk magang di kantor pusat PT Freeport Indonesia, di New Orleans, negara bagian Louisiana, USA.
Setelah banting setir meninggalkan profesi buruh tambang, saya berwirausaha membuka toko ritel di pinggiran timur Yogyakarta, “Madurejo Swalaya” nama tokonya (lihat Catatan Dari Madurejo). Sejak awal tahun 2006 (bermitra dengan rekan) saya kembali terjun di industri pertambangan sebagai konsultan bidang Geologi dan Pertambangan.
Berpetualang (adventure), melakukan perjalanan (travelling), mengunjungi tempat-tempat baru dan blusukan kemana-mana adalah salah satu hobi saya. Karena itu, saya sempat melakukan perjalanan menjelajah berbagai kawasan antara lain di Amerika, Australia, Perancis, Belanda, Saudi Arabia, Singapura dan di wilayah Indonesia. Terkadang sendiri dalam rangka dinas, terkadang bersama keluarga dalam rangka liburan. Hingga kini pun saya masih suka melakukan perjalanan ke berbagai wilayah di Indonesia.
Di sela-sela waktu, saya sempat membuat tulisan catatan-catatan perjalanan dan catatan apa saja sesuka saya, lalu saya posting dalam beberapa mailing list. Catatan-catatan itulah yang kini saya kumpulkan dalam halaman-halaman berikut ini. Insya Allah, saya masih ingin terus membuat catatan-catatan baru yang lebih menyerupai sebuah dongeng. Tidak lain tujuan saya hanya ingin sekedar berbagi cerita dan pengalaman, syukur-syukur inspiratif.
Selamat membaca dan salam,
Yusuf Iskandar
(Kini, tinggal di kampung Kalangan, desa Pandean, kecamatan Umbulharjo, kotamadya Yogyakarta)
Salam kenal pak yusuf
Wuidih…cerita yang menakjubkan dari sebuah kehidupan…sekelumit garam yang ditabur di suatu mata air.
wah pak yusuf, minta infonya lebih dalam dunk tentang adelaide, mau kesana nih, tapi blum ada info yang dalem.
Mas Zakky,
Sebagian cerita tentang Adelaide sudah saya posting. Selamat berkunjung. Jangan lupa bagi-bagi ceritanya. Terima kasih & salam.
Assalamualaikum Mas Yusuf,
Ternyata dunia itu kecil ya mas Yusuf…. terakhir saya ketemu sama mas waktu lebaran di TPRA sambil makan tekwan
Mungkin mas Yusuf tidak terlalu kenal saya, saya dulu MT di UG Engineering PT. FI.
Wah…. ternyata mas Yusuf sekarang lebih melanglang buana lagi ya…
Saya tertarik sama semangat wirausaha mas… bisa critain gak mas ? sapa tao bisa jadi inspirasi saya… amin.
Salam,
Febri
Ex UG PT. FI
assalamualaikum mas yusuf iskandar,
silakan monggo mampir nang warungku - ‘Memang Lumayan’ itu.
senang-senang mampir nang malaysia..
i read your travel to flagstaff, arizona.. i was studying there (1985-1989).. nice story you have.. keep it up mas..
terimakasih sekali lagi mas..
Wa-alaikum salam, En. “Me”,
Senang sekali menerima kunjungan Anda. Agaknya Anda juga mempunyai hobby traveling. Hoping sometime, somewhere, we could meet each other.
Warung Anda “Memang Lumayan”, memang lumayan….
Banyak terima kasih & my warmest regards,
wah..saya kira temenku yusuf iskandar …yang kuliah di stimik..hehehe tapi nggak papa om…lam kenal ya ..site nya bagus kok..
Salam kenal, senang membaca deskripsi Indonesia Raya. Semoga terus di-update catatan perjalanannya ya Pak.
@ Mas Budy Satriyo,
Gak papa, mas. Kesasar Anda adalah rejeki bagi saya.
Anyway, terima kasih kunjungan dan kesediaan untuk
menorehkan komentarnya. Salam.
@ Mas atau Mbak Mila,
Terima kasih atas kunjungannya dan Insya Allah masih terus akan saya update. Saya memang sedang memindahkan catatan-catatan lama ke blog ini. Catatan-catatan baru juga terus saya posting. Untuk catatan-catatan “apa saja” lainnya juga saya posting di blog saya yang lain : http://madurejo.wordpress.com. Salam.
Hanya Dia yang Maha yg sanggup memperjalankan hambanya ke ‘langit’ manca negara dimana saja dg begitu mudah…
Jan apa yang njenengan lakukan itu baru tahap ‘mimpi’ bahkan sampai hari ini bagi saya (kecian deh saya)…
Mas Yusuf, piye carane teko amrik dll itu…podo jogya-ne ning kok ra podho nasibnya…
Jangan remehkan perkara “mimpi” sampeyan itu, mas. Semua yang saya alami, kalau saya urut-urut ke belakang adalah berawal dari “mimpi” (saya serius tentang hal ini). Mungkin pernah baca “Law of Attraction” dan “the Secret” (hanya saja mesti agak hati-hati memahaminya —> tentang “the Secret” saya bahas tersendiri di blog saya yang satunya : http://madurejo.wordpress.com).
Secara lebih rinci, telah saya sampaikan via email ke Anda. Maka, mulailah dengan “mimpi”. Tentu saja cara “memimpikannya” harus sungguh-sungguh dan sehat. Juga jangan terjebak hanya “mimpi” thok…! Lalu lupa yang lain-lain. Yang ini sekali-kali jangan, nanti Sampeyan sentress dan malah tidak melakukan apapun….
Salam sukses!
salam kenal Mr. Yusuf.
assalamualaikum,
kalau Anda lagi di yogya minggu ini, bisakah kita ketemu?