Pagi-pagi ada yang ngantar durian sumatra. Hmmm, ini dia! Sudah kepingin banget. Tidak gratis, sebab memang pesan dari pedagang besar durian sebelum didistribusikan ke pasaran di Jogja. Harga lebih murah. Disimpan dulu deh.., karena mau pergi ke toko, untuk dimakan saat malamnya saja.
Pulang dari toko, belum masuk rumah, anak lanang lapor: “Pak, duriannya tadi dimakan sama teman-teman saya”. Gubrax..! Duriannya hilang tapi kepinginnya tidak ikut…
Yogyakarta, 18 Juni 2011
Yusuf Iskandar


