Ibunya anak-anak lagi jatuh cinta sama ikan. Membuatku cembulu… (pakai huruf ‘l’). Sudah empat kali saban pulang dari toko mampir beli ikan komet dan koi. Sekarang ada puluhan ikan di kolam belakang rumah.
Setiap hari dia asyik memandangi ikan-ikan itu. Tapi setiap hari juga ada ikan yang diam mengambang, meninggal dunia. Dan setiap hari pula mengeluh: “Kok ikannya pada mati yo?”. Kataku: “Lha piara ikan sih, coba piara sapi, nanti kan nggak ada ikan yang mati…”.
Yogyakarta, 19 Mei 2011
Yusuf Iskandar