(1)
Dua hari kemarin saya mengisi waktu dengan memangkas pohon di halaman depan yang sudah sangat rimbun (lebih baik mengisi waktu dengan panjat-panjat dan bersih-bersih daripada nimpuk-nimpuk dan bakar-bakar).
Sekian banyak orang selalu tanya, itu pohon apa? Aku sendiri tidak yakin itu pohon apa, tapi menurut si pemberi bibit dulu, namanya pohon mertega atau apel bulu. Bukan tanaman langka, tapi langka orang menanamnya, makanya banyak orang tidak mengenal pohon itu.
(2)
Pohon di depan rumah itu belum pernah berbuah, walau terus berbunga. Batangnya getas (mudah patah), daunnya mudah dibakar walau belum kering, juga mudah rontok. Banyak semut-semut hitam berkomunitas di daunnya. Buahnya (katanya) menyerupai apel tapi lebih kecil dan berbulu halus. Saya juga belum pernah makan buahnya.
Bibitnya dulu dibawa dari hutan Pacitan (Jatim) saat baru tunas dari bijinya. Semoga cepat berbuah agar saya bisa cerita…
(Pertumbuhannya tergolong cepat. kalau saya amati lebih 1 meter dalam satu tahun)
Yogyakarta, 11 Pebruari 2011
Yusuf Iskandar
23 Maret 2011 pukul 11:00:01 |
gambarnya kayak apa?soalnya sy juga punya tanaman yang cirinya mirip ama cerita bapak,mentahnya coklat berbulu kalo matang warnanya jagi merah rasanya manis berbau wangi tp sampe sekarang sy belum tau namanya.tlng di munculin gambarnya ya pak.trims
1 April 2011 pukul 11:21:52 |
Maaf mas, saya tidak memiliki foto buahnya karena pohon yg saya miliki belum berbuah. Tapi di lokasi lain saya pernah melihat buahnya dengan ciri2 spt di atas. Membaca deskripsi Anda, sptnya tanaman yg Anda miliki mirip apel bulu. Slm