Arsip untuk Oktober, 2010
9 Oktober 2010
Sejak lebaran sudah berkali-kali ketemu dan salaman, ya di jalan, di tempat kerja, di kampung, di masjid, bahkan berbalas pantun SMS halal bihalal. Tapi toh merasa belum afdol kalau belum diadakan acara khusus halal bihalal dengan makan-makan. Padahal pesertanya sama, salamannya sama, sambutannya juga sama.
Atas nama tradisi, terasa nian nuansa indahnya. Tapi jadi sedih kalau ingat di tempat lain malah subur tradisi tawuran, bentrok, amuk, amarah, timpuk-timpukan…
Yogyakarta, 3 Oktober 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:berbalas pantun, halal-bihalal, lebaran, salaman, tradisi
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | 1 Komentar »
9 Oktober 2010
Sarapan dengan menu seadanya. Karena adanya ikan laut, maka bumbui dengan garam (+ jeruk kalau ada), lalu digoreng kering. Siapkan sambal kecap istimewa. Cabe rawit (cengek), bawang putih dan kencur sedikiiit.., direbus. Lumatkan, tuangkan kecap, tambahkan jeruk sambal (kalau tidak ada, daunnya juga bisa, kalau tidak ada juga ya jangan dipaksakan pakai daun yang lain…). Paduan nasi putih hangat, ikan goreng, sambal kecap… Wuiiih, dijamin nambah!
Yogyakarta, 3 Oktober 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:ikan laut, jeruk sambal, kencur, sambal kecap istimewa
Ditulis dalam > Adventure of MAKAN-MAKAN, INDONESIA | 1 Komentar »
9 Oktober 2010
Sendirian, jalannya tertatih-tatih seperti menanggung beban yang berat, perut dan dadanya berayun-ayun menandakan sedang hamil tua, kepalanya tolah-toleh, menunggu cukup lama mau menyeberang jalan nggak bisa-bisa. Akhirnya mbarengin saat istri saya menyeberang. Si penyeberang jalan itu seekor anjing kampung hitam kotor.
Entah kenapa adegan itu membangkitkan empati, seandainya dia adalah seorang ibu (atau, jangan-jangan perasaan saya saja yang berlebihan…).
Yogyakarta, 2 Oktober 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:anjing kampung, empati, hamil tua
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
9 Oktober 2010
Seorang pembaca blog bertanya: Apakah dalam tahap-tahap awal mendirikan minimarket bisa di-manage dari jarak jauh?
Saran saya: Sebaiknya ditangani sendiri agar kita tahu persis trik-trik dan celah-celahnya. Kalau dari awal langsung diserahkan kepada orang lain, bisa saja sebenarnya, tapi dari banyak pengalaman ini terlalu riskan. Juga kita akan kehilangan kesempatan untuk belajar dan memahami benar seluk-beluknya (Re: minimarket yang bukan waralaba)
Yogyakarta, 2 Oktober 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:minimarket, pembaca blog, riskan, trik, waralaba
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
9 Oktober 2010
Menghadiri penghormatan terakhir untuk dosen senior kami, Ir. Muhadi, MSc, sesepuh pada Jurusan Tambang UPN “Veteran” Yogyakarta. Menjadi mahasiswa sejak UPN masih Akademi pra-’66 dan menjadi dosen di almamaternya hingga akhir hayatnya.
Usia jua yang akhirnya membuat almarhum tumbang saat mengajar, hingga berpulang beberapa hari kemudian, dua hari setelah ulang tahunnya yang ke-78. Sungguh sebuah pengabdian tiada akhir, kecuali maut menjemput. “Selamat Jalan Pak Muhadi”.
Yogyakarta, 2 Oktober 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:dosen senior, jurusan tambang, muhadi, UPN "Veteran"
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
9 Oktober 2010
(1)
Walau hanya nasi goreng biasa saja yang disiapkan untuk sarapan, tapi karena membuatnya dengan “dibumbui” rasa cinta, anak-anak pun menjadi sangat suka. Begitu cerita seorang teman.
Jadi ingat kata Thukul tadi malam: “Love what you do, do what you love”. Meski ucapannya belepotan dan mengundang tawa, tapi itu 100% benar. Sebab kenikmatannya bukan pada hasil melainkan prosesnya. Itu yang selalu kupesankan pada anak-anak: “Whatever you do, enjoy the process”.
***
(2)
Bukan kulit pisang yang berhasil disingkirkan dari tengah jalan yang jadi ide, melainkan bayangkan dan nikmati detik-detik saat kita berjalan menghampiri kulit pisang, membungkuk memungutnya, membawanya ke tepi jalan, membuang ke tempat yang semestinya, lalu bayangkan orang-orang yang bisa terselamatkan dari terpeleset karena menginjak kulit pisang. “Enjoy the process. Everytime, everyday…”.
Yogyakarta, 1 Oktober 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:enjoy the process, kulit pisang, love, nasi goreng, thukul
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
1 Oktober 2010
Sekali waktu seseorang minta didoakan dan kita jawab: “Ya, kudoakan”. Atau, malah kita yang nawarin: “Kudoain, deh…”. Tapi apakah kita pernah benar-benar menundukkan hati dan pikiran untuk mendoakan, barang 5-6 detik saja? Kebanyakan ternyata tidak, kecuali sambil lalu saat janji itu diucapkan. Maka Tuhan pun “sambil lalu” merespon.
Padahal itu adalah “investasi”. Energi yang kita alokasikan untuk berdoa itu kelak akan kembali dalam wujud yang (pasti) lebih baik.
Yogyakarta, 30 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:berdoa, energi, investasi, sambil lalu
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
1 Oktober 2010
Hari ini, satu tahun Gempa Padang…, dimeriahkan dengan “pesta” gempa yang terjadi dalam empat jam pertama mengawali hari ini:
00:10:52 WIB (7,4 SR, Kaimana)
00:58:52 WIB (5,3 SR, Kaimana)
01:01:01 WIB (5,2 SR, Kaimana)
02:06:46 WIB (5,3 SR, Saumlaki)
03:08:11 WIB (5,0 SR, Baubau)
04:03:26 WIB (5,2 SR, Kaimana)
Waspadalah… Waspadalah…
(Sumber: BMKG)
Yogyakarta, 30 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:baubau, BMKG, gempa padang, kaimana, saumlaki
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
1 Oktober 2010
Kalau kebetulan sedang nyopir di pinggiran luar kota Jogja, waspadalah dengan penyeberang jalan, terutama kalau dia orang tua yang menuntun sepeda. Tanpa alasan yang dapat Anda pahami, orang ini bisa tiba-tiba berhenti di tengah jalan tepat di garis marka. Maka kalau Anda tidak waspada lalu menyerempet sepedanya, Anda harus siap menggantinya.
(Itu baru urusan sepedanya, belum kalau di atas sepedanya membawa keranjang isi ayam, bebek, kambing, apalagi kalau sapi..).
(Catatan: Yang ingin saya katakan sebenarnya adalah bahwa jika terpaksanya kita berada dalam situasi seperti itu, kesampingkan soal barang bawaannya tapi waspada dan utamakan dengan keselamatan orangnya…)
Yogyakarta, 29 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:bebek, marka, penyeberang jalan, sepeda
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
1 Oktober 2010
Maghrib, enak-enak berbuka, siap-siap ke masjid, datang temanku yang kena stroke. Sejak pagi jalan-jalan (benar-benar jalan kaki) ke Malioboro, lalu mampir ke rumahku. Kebayang, jarak lebih 10 km telah ditempuhnya sambil tertatih-tatih. Katanya, belum lama dompetnya isi KTP, SIM, uang dan obat yang baru ditebusnya jatuh hilang entah dimana.
Uuugh…, Tuhan memang tidak tanggung-tanggung kalau memberi “peluang bisnis”. Muncul tanya di kepala seperti film kartun: “Apa yang seharusnya kulakukan?”
Yogyakarta, 28 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:film kartun, maghrib, malioboro, peluang bisnis, Stroke
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
1 Oktober 2010
Mengurus perpanjangan SIM di “SIM Corner”, Mall Ambarukmo Plaza Jogja. Bebas calo, berkesan lebih bersahabat, ramah, santai, cepat, nyaman, dekat shopping (bagi yang mau belanja, tentu saja). Saya suka dengan Motto-nya yang sederhana tapi jujur: “Kami memang belum sempurna, tetapi kami selalu berusaha”. Maju terus…!
Yogyakarta, 28 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:ambarukmo plaza, calo, motto, perpanjangan SIM, SIM corner
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »