Harus “Take Action”

“Harus ada solusi”. Sengaja saya gunakan kata “harus”, karena kata itu akan menyugesti (menghipnotis, kata infotainment) agar kita berpikir dan berusaha keras untuk melakukan sesuatu. Apakah sesuatu itu memang seharusnya atau tidak, bukan itu soalnya. Melainkan agar kita terstimulasi untuk tidak sekedar “semoga” melainkan take action.

Perkara action-nya ternyata nggak mutu blasss…, yo wis… tidak perlu dipikir-pikir amat. Karena sesuatu itu hanya awalan, bukan hasil akhir.

Yogyakarta, 8 Oktober 2010
Yusuf Iskandar

Kaitkata: , , ,

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.