Arsip untuk September, 2010
20 September 2010
Kata Jusuf Kalla di Padang: Jika dilakukan survei kepada anak-anak di Indonesia tentang cita-cita mereka, lebih banyak menjawab ingin menjadi dokter, guru, tentara atau pilot, dan tidak ingin menjadi pengusaha. Ketika memberi pembekalan kepada mahasiswa baru di almamaterku, kutanya apa yang akan dilakukan setelah lulus nanti? Semua menjawab: mencari kerja.
Tidak ada yang salah dengan semua itu, kecuali meninggalkan pertanyaan: “Lalu siapa yang kebagian tugas memberi pekerjaan?”
Yogyakarta, 17 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:almamater, jusuf kalla, padang, pengusaha, pilot
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
20 September 2010
Sore tadi anak lanang memberi kabar bahwa dia dan teman-temannya sudah turun dari puncak Gunung Sumbing dan tiba kembali ke desa terakhir di Wonosobo. Cuaca baik tapi kabutnya masya Allah, komentarnya sambil menyebut kabut “jenis baru”. Syukurlah, setidak-tidaknya bapaknya tidak perlu menyusul membawa tim SAR…”Congrats!“, bunyi SMS-ku.
Yogyakarta, 16 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:anak lanang, congrats, gunung sumbing, SAR, wonosobo
Ditulis dalam > Seputar MENDAKI GUNUNG | Tinggalkan sebuah Komentar »
20 September 2010
Akhirnya BBM-ku hidup lagi.., sempat semaput seharian berakibat semua ‘CONTACT’ TERPUTUS. Ma’aaaaf, para sahabat…. Mohon dimaklumi dan kiranya berkenan memberitahukan ulang PIN-nya sehingga dapat saya invite lagi… Terima kasih dan salam (PIN 2138FACF).
(BBM : Blackberry Massanger)
Yogyakarta, 16 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:BBM, blackberry, contact, PIN
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
20 September 2010
Pulang dari toko, lha kok “boss” ngajak nyate. Ya jelas tak kuasa kumenolaknya. Maka mampir ke warung sate kambing “Pak Tomek” Jl. Wonosari km 10,5, Jogja. Potongan dagingnya kecil-kecil tapi empuk, dengan aroma irisan daun kencur yang khas. Satenya disajikan sudah lepas dari tusuknya.
Pasangan sate adalah tongseng kepala kambing. Biasanya ada le lung (gule balung) dan seng lung (tongseng balung), tapi sore tadi sudah habis. Minumnya saparella…
Yogyakarta, 16 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:daun kencur, le lung, pak tomek, sate kambing, seng lung, tongseng kepala kambing
Ditulis dalam > Adventure of MAKAN-MAKAN, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
20 September 2010
Masih suasana lebaran. Tukang parkir di pasar Kendal, Jateng, dibayar Rp 2.000,- ngotot mengembalikan yang seribu. “Niki kunduripun..! (ini kembaliannya)”. Tukang parkir di sebuah bank di Jogja, disodori uang ditolaknya mentah-mentah. “Mboten usah, mboten usah…! (nggak usah)”. Lho kok masih ada yang memilih “jalan” hidup dengan konsekuensi padat-merayap begitu, di saat banyak “jalan alternatif” dapat ditempuh ramai-lancar tanpa komplain..
Yogyakarta, 16 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:jalan alternatif, kendal, padat merayap, tukang parkir
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
20 September 2010
Rupanya paham sedikit-sedikit (paham kok cuma sedikit?) tentang sistem komputer itu perlu, jika pekerjaan kita bersangkut dan berpaut dengan perkomputeran. Inilah yang terjadi ketika sistem komputer toko trouble, saya sendiri hanya tahu setengah-setengah, nggak punya pegawai yang paham, tidak ada tukang servis buka karena pada tidak mau diganggu makan opor ayam lebaran…, sementara toko sedang panen raya. Lha, tobat tenan… “Boss” saya jadi seperti pecas ndahe..., eh pecah ndase…
(ndase: kepalanya)
Yogyakarta, 16 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:opor ayam, panen raya, pecah ndase, sistem komputer
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
20 September 2010
Seorang teman yang belum lama “banting setir” dari karyawan menjadi wirausahawan dan pernah studi banding per-minimarket-an ke tokoku di Jogja (atas biaya sendiri tentu saja, boro-boro minta dibayarin 240 juta tetangganya…), berbagi cerita. Katanya tokonya di Pati (Jateng) yang sudah buka sejak sebelum Ramadhan, sempat turut menikmati panen raya Lebaran. Puji Tuhan wal-hamdulillah, senang sekali rasanya mendengar kisah sederhana itu…
Yogyakarta, 16 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:banting setir, minimarket, panen raya, pati, studi banding
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
20 September 2010
Malam ini anak lanang kirim SMS, katanya sudah mulai jalan meninggalkan desa terakhir Garung, kec. Kalikajar, kab. Wonosobo. Tadi saya wanti-wanti benar: “Pertimbangkan baik-baik kondisi cuaca, jangan memaksakan diri. Jangan sampai besok bapak harus nyusul membawa tim SAR”.
“Waaaaa……”, jawabnya dengan ‘a‘ panjang.
“OK, berdoa dulu bersama…, enjoy tapi tetap waspada”, pesanku kemudian.
Yogyakarta, 15 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:garung, kalikajar, SAR, wanti-wanti, wonosobo
Ditulis dalam > Seputar MENDAKI GUNUNG, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
20 September 2010
Resto “Moro Lejar”, di jalan alternatif Pakem (Jogja) – Solo, termsuk “pemain senior” pelopor resto ikan-ikanan di Jogja, kini harus menyesuaikan diri memodif menunya sesuai tuntutan pasar. Kalau awalnya spesialis ikan air tawar, kini juga sedia ayam-ayaman (goreng/bakar), mangut lele, trancam, oseng lombok ijo, bobor kenikir, dan perlu dicatat bahwa taste-nya masih se-mak nyusss aslinya… Bir plethok yang bukan miras adalah minuman khasnya.
(Bir plethok: minuman berbahan herbal, al. jahe, kayu manis, secang, selasih, serai)
Yogyakarta, 15 September 2010
Yusuf Iskandar


Ditulis dalam > Adventure of MAKAN-MAKAN, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
20 September 2010
Menyertai keberangkatan anak lanang dan teman-temannya mendaki Gunung Sumbing, dengan naik motor ke arah Temanggung. “Kenekatan” yang tidak pernah dimiliki bapaknya dulu, tapi pernah ditanamkan kepada anaknya (kini).
Sedikit “kultum” wajib diberikan. Jangan pernah sekali-sekali menganggap remeh perjalanan pendakian betapapun mudahnya jalur yang akan dilalui, sebab pengalaman mengajarkan, banyak faktor tak terduga dapat terjadi sewaktu-waktu. “Hati-hati dan selamat mendaki, Le..!”.
Yogyakarta, 15 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:gunung, perjalanan pendakian, sumbing, temanggung
Ditulis dalam > Seputar MENDAKI GUNUNG, INDONESIA | 1 Komentar »
20 September 2010
Seorang pembaca blogku datang ke Madurejo ingin belajar tentang seluk wal-beluk membuka minimarket-nya yang ada di Banjarbaru, Kalsel. Bagaimana memulainya?. Pertanyaan pertama yang selalu saya dengar.
Saya mengapresiasi semangat entrepreneurship-nya, melakukan studi banding ke Desa Madurejo dalam rangka membekali diri sebelum Action. Jauh lebih baik ketimbang studi banding ke luar negeri minta dibayari 240 juta tetanggganya yang hanya bisa geleng-geleng kepala..
Yogyakarta, 15 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:banjarbaru, blog, entrepreneurship, madurejo, minimarket, studi banding
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
20 September 2010
Gagal ke Carstenz, tertunda ke Semeru, ngajak bapaknya ke gunung yang dekat-dekat tapi belum bisa, belum lama turun dari “pendakian Ramadhan”… Tiba-tiba malam ini anak lanang sibuk menghimpun teman-temannya, besok mau ke Gunung Sumbing. Ini pendakiannya yang kedua ke Gunung Sumbing.
Giliran ibunya yang malam dibuat sibuk disuruh menjahit jaket yang sobek. Bapaknya? Biasa…, menjalankan kewajiban normatif, “memberi kultum” tentang mendaki gunung…
( NB: Gunung Sumbing, tinggi 3.360 mdpl)
Yogyakarta, 14 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:carstenz, kultum, pendakian, semeru, sumbing
Ditulis dalam > Seputar MENDAKI GUNUNG, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
20 September 2010
Pulang dari Madurejo, Prambanan, sore ini, ‘boss’ saya mampir warung beli telor ayam. “Wah, habis lebaran harga telor kok malah naik ya?”, katanya.
“Ya, karena ayam-ayam yang biasanya nelor sudah pada meninggal dibikin opor”, kataku…
Yogyakarta, 14 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:harga telor, madurejo, opor, prambanan
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
20 September 2010
Warung soto-bakso Pak Giman tetanggaku di Madurejo, lebaran ini laris manis. Siang tadi saya mampir silaturrahim, ternyata sudah ludes bahkan banyak yang kecele. Hari-hari biasa habis sekitar 3 kg daging, lebaran ini sampai 15 kg/hari. Wow!
Semakin hujan.., semakin pantat pak Giman tidak kelihatan, saking larisnya (memangnya tidak pake celana?)…. Tuhan memang luar biasa! (ngurus rejeki setiap mahluk maksudnya, bukan ngurus celana pak Giman)
Yogyakarta, 14 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:lebaran, madurejo, silaturrahim, soto-bakso
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
20 September 2010
Setelah kerja terlalu keras saat panen raya lebaran, komputer tokoku kecapekan. Setiap kali dihidupkan selalu minta maaf, katanya: “We apologize for the inconvenience, but Windows did not start successfully”. Bolak-balik-bolak begitu terus. Tidak mau masuk ke sistem. Di-reinstall Windows-nya tidak mau, cuek saja. Padahal tergolong baru, belum layak buang. Tak pukul monitornya malah ‘boss’ saya yang teriak… SOS..SOS..SOS…
(Note: Belakangan diketahui rupanya system Windows-nya memang yang bermasalah… Seorang teman menyaankan agar setelah baik nanti jangan lupa dibuat copy backup-nya)
Yogyakarta, 13 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:monitor, panen raya, reinstall, SOS, windows
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
20 September 2010
Memperhatikan siaran berita kebakaran di televisi akhir-akhir ini yang umumnya disebabkan karena “hubungan pendek arus listrik”. Tapi coba perhatikan apa yang dikatakan berulang-ulang oleh penyiarnya: “hubungan arus pendek listrik”. Untung bukan “hubungan arus listrik pendek” atau “pendek hubungan arus listrik”. Mengurus yang ‘pendek’… saja nggak mau mikir, apalagi yang ‘panjang’…, Egp…
(Egp: emangnya gua pikirin)
Yogyakarta, 13 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:arus listrik, hubungan pendek, kebakaran, penyiar, siaran berita
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
16 September 2010
Saya tahu jalur utama ke Madurejo via Jl. Wonosari hari ini sedang sangat ramai-merayap-padat-lancar. Saya juga tahu sebenarnya ada jalur pintas yang lebih lengang. Tapi kujalani juga jalur utama itu, karena ingin menikmati suasana beda di Jogja yang jarang-jarang mengalami kepadatan seperti itu.
Sekedar selingan, rekreasi dengan kemacetan, walau tetap saja rada jengkel. Judulnya: rekreatif dalam kejengkelan, atau jengkel dalam rekreasi… (Jangan meniru adegan ini!)
Yogyakarta, 12 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:jalur pintas, madurejo, rekreatif dalam kejengkelan, wonosari
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
16 September 2010
Hari kedua lebaran, cita-citanya mau menikmati bakso balungan (tulang) “Sido Muncul” di depan pasar Kendal (Jateng). Tapi berhubung balungan-nya habis, bakso zonder balungan pun jadi untuk tombo ati. “Harus ada kompensasi”, kata anak lanang. Maka selesai mbakso pindah ke warung di seberangnya, lalu nyoto ayam dan sate kerang “Pak No”.
Jadi? Sekali memarkir kendaraan, dua-tiga menu ternikmati… Lebaran je…!
Yogyakarta, 12 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:bakso balungan, kendal, pak no, sate kerang, sido muncul
Ditulis dalam > Adventure of MAKAN-MAKAN, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
16 September 2010
Dasar “Mama” nekat…! Bukannya kirim SMS maaf lahir batin, malah minta dikirimin pulsa… Sebuah SMS dari nomor 087841225018, isinya: “Kirimin mama duluh pulsa 50rbu di no baru mama ini no.nya 081244754756 kirim secepat nya penting mama lg ada masalah”.
Ya kubalas saja: “Mama ini kok guoblok banget to…! Klo lg ada masal…ah, mbok coba mama ke kantor PLN terdekat….biar disetrum…”
Yogyakarta, 12 September 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:nekat, PLN, pulsa, sms
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »