Jidatku Kebentur Kran Air

Melihat jidatku pagi-pagi berdarah, istriku kaget (kalau siang mungkin tidak). Ketika kujelaskan kebentur kran air waktu nguber tikus, ee…lha kok malah tertawa terbahak. “Masak?”, katanya. Lho, piye to iki? Bukannya ditolong malah ngajak diskusi. Terpaksa kutarik dia ke TKP untuk rekonstruksi. Masih sambil tertawa bilang: “Sak jane (…mestinya) dari arah sini..”. Wow, lha kok ngalah-ngalahin penonton bola yang bisanya cuma ngomong “mestinya”..

Yogyakarta, 10 Juli 2010
Yusuf Iskandar

Kaitkata: , , ,

Satu Tanggapan ke “Jidatku Kebentur Kran Air”

  1. djiesaka Berkata:

    haha sama kayak gw semalem ngejar-ngejar tikus :lol:

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.