Sebelum Tahajud

Sebelum tahajud, kubaca QS.3 : 191-200. Sampai awal ayat 196, berkali-kali aku salah membaca lafal “Laa yaghurronnaka…”. Biasanya ketika salah baca, cukup kuulangi sekali-dua. Tapi ini berulang belasan kali. Hingga aku terdiam, ada apa dengan pikiranku, mataku dan lidahku? Kubuka tafsir, arti kalimat itu “jangan kamu teperdaya…” (lanjutannya, lihat sendiri!). Sebuah pengingatan atau teguran? Atau anjuran agar ngupy dulu karena rada ngantuk..

Yogyakarta, 27 Mei 2010
Yusuf Iskandar

Kaitkata: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.