Setiap kali ada pemilihan RW di kampung, kebanyakan para warganya malah berlomba tidak hadir karena takut kepilih. Kalau pun hadir, keukeuh tidak mau dipilih jadi RW. Lha, padahal tugas RW itu ‘kan mudah, wong cuma mengubah ‘baWang meRah’ menjadi ‘baRang meWah’. Tanpa perlu pusing-pusing nego dengan ‘Mr. Gayus’ untuk ngakalin PBM (Pajak Barang Mewah).
Yogyakarta, 6 April 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata: barang mewah, bawang merah, gayus, pajak, RW