Arsip untuk April, 2010
28 April 2010
Sejak pulang dari piknik ke Bali, anak lanang langsung sibuk dengan free-style. Belum sempat berbagi cerita, sudah beredar susah dipegang ekornya… Ibunya hanya geleng-geleng kepala, sedang bapaknya mengangguk-angguk.
Ketika seharian nggak pulang-pulang, ibunya bilang: “Mbok anaknya di-SMS”.
Maka kukirim SMS: “Masih ingat jalan pulang to?”.
Anak lanang (dengan lugunya) menjawab: “Masih……”.
Gantian saya yang bingung mau membalas apa lagi. Akhirnya kutulis: “Skb..”
(skb = syukurlah kalau begitu).
Yogyakarta, 27 April 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:anak lanang, bali, free style, skb, sms
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA | 1 Komentar »
27 April 2010
Pepaya, mangga (tanpa pisang dan jambu), rambutan, sawo, kelengkeng, sirkaya, kedondong, sudah tertanam di halaman belakang toko. Entah kapan berbuahnya, tidak lagi sepenting menanamnya… Kolam pun sudah siap ditabur lele. Halaman sudah dibersihkan. Tinggal malam ini glenak-glenik (rembukan bisik-bisik) sama ‘boss’, sambil menikmati purnama yang mulai mekar di langit Jogja. Njuk habis ini apa?. Aneka peluang bisnis pun berseliweran di dalam mimpi…
Yogyakarta, 26 April 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:glenak-glenik, kedondong, lele, peluang bisnis, purnama
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
27 April 2010
Malam-malam, mendadak lapar… (ini bukan judul film). Tolah-toleh ke atas kompor rupanya masih ada sayur lodeh produk kemarin pagi (ini bukan sisa, tapi memang disengaja…, menu favorit masa kecil). Bikin omelet. Dimakan hanas-hanas (saking fanasnya)…… Oeddiaaan! Tak terlukiskan dengan kata-kata…..
Yogyakarta, 25 April 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:kompor, mendadak lapar, omelet, sayur lodeh
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
27 April 2010
Siang tadi ke Pakem Jogja, beli tanaman buah hasil stek, yang katanya cepat berbuah. Walau kehujanan dan telanjur basah, akhirnya dapat pohon rambutan, mangga, anggur dan kedondong. Mau ditanam di belakang toko, melengkapi sawo dan kelengkeng yang sudah ada.
Maka kalau Anda datang ke toko saya di Madurejo, Jogja, silakan bebas saja memetik buahnya…, kalau sudah berbuah. Kalau ternyata belum, ya belanja saja dulu, sambil nunggu berbuah….
(Seorang teman mengingatkan, rupanya secara kebetulan kesibukan bersih-bersih halaman belakang dan acara tanam-menanam ini bertepatan dengan Hari Bumi, 24 April 2010)
Yogyakarta, 25 April 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:anggur, kedondong, madurejo, pakem, rambutan, stek
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
27 April 2010
Kopi Bunum Wo oleh-oleh dari negeri jiran PNG belum tuntas dinikmati, rupanya masih ada kopi lain juga oleh-oleh dari PNG yang perlu dicoba, yaitu Sigri Coffee. Mirip kopi Bunum Wo, berbutir agak kasar, hingga banyak butiran kopi yang mengapung saat diseduh air panas. Mesti diaduk agak lama dan ditunggu sesaat agar mengendap. Taste-nya agak beda tapi tetap enak disruput di Minggu pagi. Semoga masih ada kopi lain yang akan mampir untuk dinikmati..
Yogyakarta, 25 April 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:bunum wo coffee, kopi, negeri jiran, PNG, sigri coffee
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
24 April 2010
Begitu asyiknya menguas melapisi lantai kolam dengan larutan semen, sambil bergerak mundur. Hari pun makin sore. Tahu-tahu aku terpojok, nggak bisa keluar karena salah arah mundur. Terpaksa keluar kolam sambil jalan berjingkat menginjak kembali lantai yang sudah disemen, seperti Tom & Jerry… Saya pikir peristiwa seperti itu hanya ada di film kartun. Rupanya aku pun bisa…
Yogyakarta, 23 April 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:film kartun, kolam, semen, tom & jerry
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | 1 Komentar »
23 April 2010
Seharian ini kerja jadi tukang batu di rumah. Kolam ikan di belakang rumah bocar-bocor saja, jadi terpaksa dibongkar dan disemen lagi lantainya. Menjelang maghrib baru tuntas. Ketika ‘boss’ yang sudah mem-PHK saya jadi sopirnya pulang, kubilang: “Ongkos tukangnya Rp 50.000,”. Dijawab: “Ya nanti…”. Karena saya ini tukang yang baik hati dan tidak sombong, dijawab begitu saja sudah bersyukur, apalagi kalau ingat ini kan malam Jum’at.., keburu mau Yasinan, maksudnya…
Yogyakarta, 22 April 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:kolam ikan, malam jum'at, tukang batu, yasinan
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
23 April 2010
Dioleh-olehi adik ipar, kopi dari Papua New Guinea (tahu aja kalau suka nguppy...). Namanya Bunum Wo Coffee atau Kopi Lembah Bunum, sejenis kopi arabica. Karena berbutir agak kasar, maka perlu waktu untuk mengendapkan bubuk kopinya sebelum di-sruput, kecuali jika diseduh menggunakan coffee maker. Sensasi “theng”-nya agak kurang, tapi taste-nya memang beda… Lha wong dikasih je… (Thanks buat yang ngoleh-olehin…)
Yogyakarta, 22 April 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:bunum wo, coffee maker, kopi arabica, lembah bunum, papua new guinea
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
23 April 2010
Sedang berkendara di lajur jalan searah, di Jogja. Tahu-tahu ada pengendara motor melaju cukup kencang melawan arus.
Istriku nggrundel: “Piye to kuwi, wong kok ora nggenah” (Gimana sih itu, orang kok ngawur). Aku berkomentar: “Berani taruhan, kalau orang itu ditanya apa cita-citanya, pasti ingin menjadi orang sukses…”. Sesaat kulanjutkan: “Ya sukses menjadi wong ora nggenah itu tadi, atau sukses dengan cara ora nggenah…”
(ora nggenah = ngawur/nggak bener)
Yogyakarta, 22 April 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:jogja, ngawur, Ora Nggenah, pengendara motor
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
22 April 2010
Yang paling saya sukai saat ibunya anak-anak nggak ada kesibukan adalah menjadi kreatif. Seperti kali ini, membuat tempe dan tahu bacem. Bayangkan… (bayangkan saja), pagi-pagi menyantap tempe dan tahu bacem lalu nyeplus cengek (cabe rawit) yang dipetik dari halaman rumah (yang ini hasil kreatifitas bapaknya anak-anak, tentu), ditemani secangkir kopi tradisional Shang Hai asli dari Cianjur. Wuahhh.., tak terlukiskan dengan kata-kata, kecuali kalimat di atas…
Yogyakarta, 21 April 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:cengek, cianjur, shang hai, tahu, tempe bacem
Ditulis dalam > Adventure of MAKAN-MAKAN, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
21 April 2010
Kenapa bu Kartini lebih terkenal dibanding bu Dewi Sartika atau bu Cut Nyak Dien? Karena bu Kartini ada lagunya. Itulah yang menjadikan ‘harum namanya’, walau nggak pernah pakai parfum, apalagi yang isi ulang…
– Untukmu wanita Indonesia, “Selamat Hari Kartini” (sambil berjalan tertatih karena terserimpet kain kebaya pinjaman)
Yogyakarta, 21 April 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:cut nya dien, dewi sartika, kartini, kebaya, parfum
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
21 April 2010
Anak lanang pamit piknik bersama sekolahnya ke Bali. SOP-nya setelah pamit adalah minta uang saku. Alhamdulillah, lembaran uang warna merah sejumlah pas-pasan masih mampu diberikan. Menjelang berangkat, terbersit keinginan untuk memberi lebih (namanya juga ortu sayang anak). Anak lanang lalu kupanggil dan kuberikan sekedar uang lebih.
Ketika dilihat jumlahnya Rp 3.000,- dia tersenyum. Kukatakan: “Yang penting uang sakumu sekarang lebih, tidak pas lagi…”
Yogyakarta, 19 April 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:anak lanang, bali, piknik, SOP, uang saku
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
21 April 2010
Resepsi pernikahan pegawai toko saya. Hidangan pesta yang sangat sederhana tapi enak dan nikmat. Nasi putih, sambal goreng, acar, kerupuk, teh manis. Dipersiapkan bersama-sama sanak keluarga dan tetangga. Secara ekonomi jelas lebih hemat (tak usahlah dibandingkan dengan di kota), tapi secara sosial-budaya kok sepertinya ada “greget” yang selama ini jarang kurasa. Sungguh beruntung menjadi orang desa, tak terusik peradaban yang (acapkali) hingar-bingar tak tentu arah…
Yogyakarta, 19 April 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:greget, hidangan, pernikahan, pesta, sambal goreng
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
20 April 2010
Datang lagi SMS “akal-akalan”, dari GRATIS INFO. Isinya : “Selamat anda masuk dlm daftar yg akan kami berikan THR di akhir bulan ini, utk mengaktifkan ketik REG THR kirim ke9168, 10jt menanti utk anda” —> So? DELETE SAJA & JANGAN LAKUKAN APAPUN!
Inilah cara licik mencari uang dengan memanipulasi mind set seseorang sehingga tergerak untuk “membeli” info tanpa merasa ada yang salah. Harre gene ada THR gratis? Tunjangan Hulan Rapril, kale…
Yogyakarta, 18 April 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:delete, gratis info, mind set, sms, THR
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | 4 Komentar »
20 April 2010
Hadir di sebuah acara pesta pernikahan di pelosok Madurejo, Sleman, Jogja. Sang pembawa acara (pranata adicara) menggunakan bahasa Jawa hinggil penuh bunga-bunga. Ternyata hanya sekitar 50% kata-kata yang diucapkan yang dapat saya pahami maksudnya, selebihnya hanya bisa saya kira-kira.
Lha kalau aku yang telah berpengalaman menjadi orang Jawa hampir 50 tahun saja susah paham, lalu bagaimana dengan anak-anakku atau anak-anak muda lainnya? Jangan-jangan bahasa Jawa telah menjadi bahasa asing di tanahnya sendiri..
Yogyakarta, 18 April 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:bahasa jawa, madurejo, pesta, pranata adicara, sleman
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
20 April 2010
Lagi enak-enak menikmati kopi, anak lanang yang sejak pagi sudah pamit berolahraga kirim SMS: “Pak, aku minta tlong jemurin pakaian yg aku rendam di ember di bwah tangga”.
Kutanya: “Jemur aja, nggak usah dikucek?”.
Dijawab: “Iya..td mlem udah q kucek”.
Kubalas: “Diperas gak?”.
Dijawab: “Terserah”.
Kubalas lagi: “Ongkosnya?”.
Dijawab: “Huu…”. …
Kubalas lagi: “Yo wis, tak rendam lagi…”.
Rupanya SMS yang sama juga dikirim ke ibunya. So beres to…
Yogyakarta, 18 April 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:anak lanang, kopi, rendam, sms
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
19 April 2010
Surprise melihat pegawai SPBU tempat biasa saya beli BBM pagi itu kok perempuan semua. “Pegawainya ganti perempuan ya, mbak?”, tanyaku pada salah seorang.
“Tidak pak, hanya kalau pagi saja. Sudah 3 bulan ini kok”, jawabnya.
Pertanyaan isengku: “Kenapa?”.
Dijawab sambil cengengesan plus ge-er: “Mungkin biar menarik pak”.
Akhirnya kukatakan: “Lha kalau memang BBM saya habis, biar pegawainya nenek-nenek ya tetap saja saya beli disini…”.
Yogyakarta, 18 April 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:BBM, nenek, perempuan, SPBU
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
19 April 2010
B2S (Bike to Silaturrahim). Bersepeda.., mencari rumah teman kuliah yang lebih 20 tahun tidak bertemu. Kabar terakhir dia di Jogja menderita stroke. Divonis dokter 10 tahun yll, bakal selamanya di atas tempat tidur, syaraf halusnya sudah mati, tubuh mati separoh, mulut perot, tidak bisa bicara, jalan juga makan. Namun semngat hidupnya memang luar biasa dan didukung kesabaran istrinya yang sama luar biasanya, temanku itu kini mampu jalan, ‘mencuri-curi’ bersepeda…
(Untuk temanku Robert Sitinjak, semoga kesehatanmu segera pulih. Semangat hidupmu telah membuktikan keberhasilanmu)
Yogyakarta, 17 April 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:bersepeda, bike to, mati separoh, Stroke, syaraf halus
Ditulis dalam > Seputar YOGYAKARTA, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »
19 April 2010
Engak ada hujan, enggak ada angin, merayakan Jum’at kali ini, pagi-pagi ibunya anak-anak masak sayur asam kacang panjang. Dimakan tanpa nasi, disruput panas-panas… Wuih! Hoenaknya! Sepertinya sudah lama menu kesukaan ini tak kujumpai. Asamnya pakai belimbing wuluh, kacang panjang, so (daun melinjo), jipang (labu siam), kacang tanah, jagung, ditambah thetelan (campuran daging-lemak). Terpaksa nambah…
Yogyakarta, 16 April 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata:belimbing wuluh, jipang, kacang panjang, sayur asam, so, thetelan
Ditulis dalam > Adventure of MAKAN-MAKAN, INDONESIA | Tinggalkan sebuah Komentar »