Mainan Baru Bernama “Free Style”

Sudah dua Harpitnas tahun ini anak lanang tidak kasak kusuk merencana untuk mendaki gunung seperti biasanya. Rupanya lagi asyik dengan mainan barunya. Namanya ‘free style’, turunan dari basket-ball, yang kedengaran asing di telinga manusia jadul seperti ortunya, sebab dulu tidak dikenal di jaman ortunya muda. Tinggal menjadi tugas manusia jadul itu untuk menjaga agar anaknya tetap keep on the right track demi melihat gelagat “sekolah kok jadi nomor dua…?”

***

Di stasiun KA Lempuyangan Jogja, mengantar anak lanang (15,5 tahun kurang dikit) berangkat ke Jakarta bersama tim ‘free style’-nya. Pamitnya mau rekaman untuk acara ‘Gong Show’, lalu ikut audisi ‘Indonesia Mencari Bakat’.

Ugh…! Kali ini ortunya benar-benar harus berperan menjadi manusia jadul…, tidak bisa pethakilan turut partisipasi, selain merestui dan nyangoni donga (+ rupiah tentu saja): “Hati-hati dan sukses yo le…!”.

(Le : adalah sapaan akrab masyarakat Jawa ndeso untuk anak lelakinya)

Yogyakarta, 15 Maret 2010
Yusuf Iskandar

Kaitkata: , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.