Agar saya stop ngudut, istriku menyarankn: “Mbok coba diganti ngemut permen”. Saran penuh kasih itu pun kucoba turuti. Tapi ternyata, ngudut sambil ngemut permen itu kok malah lebih enak… Lalu kata istriku: “Lha kok malah borossss…”.
Maka solusi ‘bijaksana’ saya ajukan: “Kalau begitu biar tidak boros, permennya saya stop saja” (keukeuh we.., ceuk orang Sunda mah). Ibarat pesta diskon tapi harga dinaikkan lebih dulu. Dasar bakul…!.
Yogyakarta, 7 Maret 2010
Yusuf Iskandar