Arsip untuk Februari, 2010

Doa Pagi

10 Februari 2010

Doa pagi ini: “Ya Allah, semoga teman-temanku yang sedang merintis bisnis mulai dari Bandung kelak akan membuahkan hasil yang berkah” (kata hati kecilku : ‘terpaksa’ berdoa wong modalmu katut…).

Bandung, 4 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar

Santap Malam Di Punclut, Bandung Utara

10 Februari 2010

Di perbukitan Punclut, Bandung utara, menyantap nasi merah, pepes peda dan jamur, lalapan, petai bakar, sambal dadak… Sekedar bernostalgia kala lebih 20 tahun yll. hiking-camping ke Punclut lalu ke Lembang melalui jalan desa yang kini beraspal mulus… Walau tadi malam disambut hujan deras, petir, geluduk bersahut-sahutan, atap warung bocor, listrik padam…, tapi yang penting puas dengan makannya (keukeuh we…)

(Punclut, ada juga yang menyebut Puncrut, dapat dicapai dari ujung utara Jl. Ciumbuleuit, Bandung, melalui jalan tembus menuju Lembang)

Bandung, 4 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar

Baros Valley Di Cimahi

10 Februari 2010

Barossa Valley di Adelaide adalah kawasan perkebunan anggur. Tapi Baros Valley di Cimahi adalah dimana bisnis pulsa ‘Warung Barokah’ menebar barokahnya. Apresiasi untuk Kang Eddy dan kerja kreatifnya…

(Eddy Aji Poerwanto adalah pemilik usaha bisnis pulsa “Warung Barokah” dan lain-lain, tinggal di Cimahi)

Bandung, 3 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar

Bandung, I’m Coming…

10 Februari 2010

“Robbi anjilni munjalan mubarrokan wa anta khoiru munjilin…”. Pagi ini aku seperti merasa asing tiba di kota ini. Padahal 20 tahun yll. jalan-jalan kota ini sangat kuhafal hingga celah-celahnya. Bandung, I’m coming…

(Kata yang ngajari saya, itu doa ketika tiba di suatu tempat. Artinya: ‘Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkahi, dan Engkau sebaik-baik pemberi tempat’. Mungkin maksudnya agar tidak ditempatkan di tempatnya setan, kecuali kalau memang inginnya begitu…)

(Kedatangan saya ke Bandung kali ini sebenarnya dalam rangka menghadiri agenda Kolokium Hasil Kegiatan Badan Geologi, Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral, 3-4 Pebruari 2010)

Bandung, 3 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar

Tersangka Buruk

9 Februari 2010

Berita pertama yang saya dengar hari ini ternyata tentang tersangka buruk (bukan prasangka). Mantan Mensos jadi tersangka korupsi gara-gara niat mulia untuk mengentaskan kemiskinan. Ternyata NIAT baik saja belum cukup, harus diikuti dengan CARA yang baik dan HASIL yang baik pula. Yang terjadi adalah: Yang miskin tidak mentas-mentas (ciblon di sungai, kalee…), yang sudah mentas takut miskin…..

Yogyakarta, 2 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar Buruk

Berprasangka

2 Februari 2010

Berprasangka buruk (su’udzdzon) memang menggairahkan, begitu kira-kira kata kyai tetanggaku. Tapi yen tak pikir-pikir…, berprasangka baik (khusnudzdzon) itu yang lebih kuat pancaran energi positifnya. Sesalah-salahnya prasangka baik, tetap bernilai kebaikan. Tapi sebenar-benarnya prasangka buruk, cenderung bernilai keburukan, sebab turunan dari prasangka buruk adalah iri, dengki, ghibah, ‘ngonek2-ke’ (membunyi-bunyikan) bin memaki-maki, kurang kerjaan…

Yogyakarta, 1 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar

Tempe Goreng Sambal Bawang

1 Februari 2010

Aku rela pagi ini sepedaan langsung pulang, karena ‘boss’ saya pesan: “Gak usah mampir-mampir…”. Rupanya di rumah sudah siap menu sarapan favorit : tempe goreng sambal bawang. Aku juga rela menghabiskan nasi di cething dengan menu STW (sederhana tapi whoenak) yang baunya seperti gas bocor. Pesannya adalah : Mulailah harimu dengan taste dan nuansa berbeda seperti bawang putih (kalau bawang merah biasanya agak judes, njelehi…)

Yogyakarta, 1 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.