Akhirnya sampai juga ke Batur, Dieng. Mau cari jalan tembus malah jadi enggak karuan rutenya, ternyata saya melalui jalan desa bak sungai kering. Lewat tengah hutan, hujan, sendiri, ‘Jazz’-ku sampai teriak-teriak saya perkosa nanjak lewat jalan batu. Benar-benar memacu adrenalin. Agar lebih hot (maklum, cuaca dingin berkabut), sampai Dieng ditambah dopping dengan segelas purwaceng… Malam ini bakal ruarrr biasa…..ngantuknya.
Dieng – Wonosobo, 22 Pebruari 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata: adrenalin, batur, dieng, jalan tembus, jazz, purwaceng