Keluarga Pengamen

Pagi ini ketemu keluarga pengamen, Bp/Ibu Pujo. Dua anak lelakinya yang dulu ikut ngamen, kini sudah lulus STM, sudah kerja, tidak ngamen lagi. Satu anak perempuannya masih SD, ikut ngamen kalau siang. Satu kata: “pantang menyerah”. Tidak perduli apa kata orang tentang ‘jalan pintas’ yang ditempuh untuk mencari biaya sekolah anak-anaknya. Jangan-jangan, saya dan Anda turut ‘membiayai’ anak-anak Pak/Bu Pujo itu. Jadi, masih ingin beramal tanpa pujian?. Biar sopir-sopir yang menjawab.

Yogyakarta, 30 Januari 2010
Yusuf Iskandar

Kaitkata: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.