Seseorang membangun rumah di pojok gang dan berpotensi menutup akses jalan ke rumahku di kampung. Si pemilik rumah susah sekali diajak rembukan. Saya bilang kepada tetanggaku: “Didongani wae (didoakan sj)”. Salah satu doaku bunyinya begini: “Ya Allah, berilah kami jalan keluar terbaik. Tapi Tuhan, ini benar-benar jalan keluar lho, jalan agar mobilku bisa keluar…”
Yogyakarta, 31 Januari 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata: akses, gang, Jalan Keluar, kampung