
Perahu-perahu motor cepat (speed boat) tertambat di dermaga Tayan, siap mengantar penumpang yang hendak menyeberang ke pulau Tayan menyeberangi sungai Tayan yang cukup lebar. Dermaga sungai Tayan terletak sekitar 100 km di sebelah timur kota Pontianak, termasuk dalam wilayah kecamatan Tayan Hilir, kabupaten Sanggau, provinsi Kalimantan Barat.
Belum ada jembatan yang menghubungkan wilayah Tayan dengan wilayah di seberangnya. Selain penumpang, kendaraan pun bisa diseberangkan menggunakan kapal penyeberangan menuju jalan lanjutan di sisi timurnya. Kelak kalau jembatan penyeberangan sudah dibangun, maka lintasan ini akan menjadi bagian penting dari jalur tengah Lintas Kalimantan yang akan menghubungkan kota Pontianak (Kalbar) dengan Palangkaraya (Kalteng), melalui wilayah Ketapang dan Nanga Tayap.
Kini, kegiatan penyeberangan di dermaga Tayan menjadi urat nadi aktifitas kegiatan ekonomi masyarakat setempat, baik antara wilayah di sebelah barat sungai dengan di sebelah timur sungai, maupun dengan pasar pulau Tayan yang ada di tengah sungai Tayan.
Yogyakarta, 6 September 2008
Yusuf Iskandar

Perahu motor tempel menunggu penumpang di dermaga Tayan

Kawasan pemukiman Pulau Tayan yang berada di tengah sungai Tayan

Rumah kayu di tepian dermaga Tayan

Sebuah masjid di seberang dermaga Tayan

Dermaga penyeberangan Tayan

Kawasan terminal, pasar dan jalan utama Tayan
Kaitkata: dermaga, kalbar, pasar, perahu, pulau, sanggau, sungai, tayan, terminal
9 September 2008 pada 3:55:06 |
wah pak yusuf, nice story again.. saya ingin amat ke sana..
3 Desember 2008 pada 11:43:25 |
diseberang sane ade ape bah?
3 Desember 2008 pada 13:07:57 |
Orang menyebut wilayah seberang sana sebagai kampung Pulau. Selain merupakan kawasan pemukiman juga merupakan kawasan “bisnis” dengan adanya pasar tradisional yang cukup sibuk. Selebihnya terdapat jalan sambungan sebagai cikal-bakal bentang jalan Lintas Kalimantan menuju wilayah selatan hingga ke Kalteng, bahkan Kalsel. Tapi ya entah kapan akan terwujud….
1 Januari 2009 pada 15:20:32 |
Pak, kebetilan per januari 2009 saya ditempatkan bekerja di kabupaten sanggau. Tolong kasih informasi tentang sanggau, cara menuju sanggau dari pontianak, makanannya, kehidupannya, dll. Thank’s ya…
3 Januari 2009 pada 12:20:38 |
Mas Agung,
Saya baru sempat satu kali berkunjung ke wilayah Tayan, Sanggau. Ingin sekali bisa membantu, namun menyesal kali ini belum bisa banyak membantu. Mudah-mudahan Anda berhasil memperoleh info yang dibutuhkan dari sumber lain. Mohon maaf dan terima kasih. Selamat berkarya.
28 Januari 2009 pada 11:42:15 |
wah sebagai orang tayan senang jg lihat ft kampong halaman
28 Januari 2009 pada 22:42:04 |
Mas Erik,
Boleh juga kalau ada cerita-cerita menarik dari Tayan yang bisa di-share. Salam.
20 Februari 2009 pada 20:29:45 |
buat mas madurejo terima kasih atas waktu yg diluangkan untuk berkunjung di tempat kelahiran kami, walaupun saya sudah bertahun2 tinggal di luar kalimantan namun dengan foto tersebut dpt mengobati kerinduan akan kampung halaman. untuk mas agung kalo mau ke pontianak bs menggunakan pesawat serta kapal laut dan coba mas agung pergi keterminal kapuas indah pontianak dan naik bus jurusan sanggau. Asal jangan lupa “malu bertanya sesat dijalan”. Good Luck
22 Maret 2009 pada 17:56:43 |
boleh-boleh ne tayan….
3 April 2009 pada 0:50:30 |
Saya pernah ke Tayan pada tahun 2003 bersama ibu,isteri dan anak-anak ditemani sanak saudara dari Pontianak.keluarga.Kami menziarahi pusara datuk kami buat pertama kali di sana.Nama beliau ialah Sulaiman Daing Baso.Isteri beliau Dayang Arfah kembali ke rahmatullah di tanah suci Makkatul Mukarromah.
Keluarga dari Tayan datang ke Pahang Malaysia sebelum Malaysia merdeka.(tak perlu passport).Gaya rakit di situ adalah mirip gaya rakit di Malaysia sekitar tahun 60 an.Sungguh nostalgia.
3 April 2009 pada 8:37:05 |
Abang Din,
Sharing Anda sangat menyentuh hati. Tentu banyak kenangan masa lalu. Selamat bernostalgia. Salam.
5 April 2009 pada 9:22:52 |
makaseh pak Madurejo,….
makin kangen sama kampong halaman tok….
foto e bagus2,
I mizz U TAYAN
sekali lagi terima kasih banyak buat pak Madurejo
sukses selalu buat bapak n buat Tayan,,,
16 April 2009 pada 15:46:38 |
wah maaf mas, aku sekarang kuliah di bandung, udah beberapa tahun gak pulang ke tayan, tp orangtua serta sanak saudara masih di tayan.
21 April 2009 pada 13:50:19 |
Aku udah lama gak ke tayan, gimana khabar Tayan pak? Jembatannya jadi di bangun apa tidak?
23 April 2009 pada 10:00:43 |
saya sng sekali melihat kampoengku dh byk berubah,mksh tmn2 yg dh muatin foto ttg tayan bkin pgn cpt plg…slm to smua warga tayan ya…. ak pyn klg di tayan semua tepat nya di ds.pedalaman…..
23 April 2009 pada 19:06:34 |
Mudah-mudahan jembatan Tayan dapat segera dibangun, mengingat jalan Trans Kalimantan lintas barat-selatan sudah mendesak perlu segera diwujudkan agar ekonomi semakin tumbuh. Terima kasih atas semua komentarnya. Salam juga buat waga Tayan…..
24 April 2009 pada 10:13:27 |
pak madurejo kami ucpkan trim ksh mg2 bpk sng dgn kota kami and kami tgu lg foto2 ny dr bpk krn sy dh rindu dgn kampoeng halaman sy…and kami slu bedoa mg2 pembangunan di tayan di percepat termask jalan tayan-pontianak yg tinggal dkit lg yg blm di aspal mg cpt rampung….. slm to smua warga tayan by idris penerbad
14 Agustus 2009 pada 12:45:06 |
aduh kangen banget sama tayan… ku disana, libur sekolah lumayan 2 bulan kunjungi suami yang sedang tugas di dermaga tayan-piasak.. thanks pak, artikelnye bikin kenangan dalem terbuka n rmhtga anget walau jauhhh… tapi jalan ke ponti nya moga cepet jadi dehh
16 Agustus 2009 pada 16:26:51 |
wah pak madurejo mantap..mantap gambar-gambarnya bikin pengen balik ke tayan. kame orang tayan asli lo..bapak udah ke keraton tayankan? di desa itulah kelahiranku
18 Agustus 2009 pada 15:23:37 |
Sayang sekali saya belum sempat singgah ke keraton Tayan. Tadinya ingin sekali mampir ke sana. Tapi jadwal saya begitu padat sehingga malah terlewatkan. Mudah-mudahan lain kesempatan bisa singgah. Trims & salam..
7 Oktober 2009 pada 18:11:01 |
hai pak….bapak orang tayan asli kah? aku juga pak….aku tinggak di desa kawat..tapi sekarang lagi kuliah di samarinda (kaltim), mudah – mudahan dengan terbangunnya jembatan tayan nanti saya bisa pulang lewat darat dari kaltim ke tayan. amin………
7 Oktober 2009 pada 19:39:56 |
Mas Saparudin,
Saya orang Jogja. kebetulan sedang berkunjung ke Tayan. Turut berharap semoga jembatan Tayan segera dibangun. Terima kasih & Salam…
17 Desember 2010 pada 18:21:26 |
oi bank sapar tok muad
30 November 2009 pada 17:11:07 |
bagus photonya pak. semoga tayan menjadi kota yang stategis di kabupaten sanggau kalimantan barat. salam kenal untuk bapak.
1 Desember 2009 pada 5:31:09 |
Jika jembatan Tayan sudah dibangun dan jalan Lintas Kalimantan terbuka, saya yakin kota Tayan akan semakin berkembang menjadi kota dagang. Salam kembali & terima kasih.-
29 Januari 2010 pada 17:10:01 |
GAk lama loagi Tayan akan menjadi kota yg berkembang,salah satu contoh pembuatan jalan trans kalimantan dan jembatan.
29 Januari 2010 pada 22:31:25 |
Terima kasih updated infonya.Semoga akan semakin menjadi kawasan terbuka yang memacu pertumbuhan ekonominya…
8 April 2010 pada 0:08:03 |
Mantap benar kota tayan… walau tayan kota kecil… tapi orang mane yang ndak tau dengan kota tayan… terus berkembang kota kelahiran ku.. terus maju kota kesayangan ku, menjadilah yang terdepan kota tayan..!!!!!
17 Mei 2010 pada 13:20:37 |
wah kota Tayan tampaknya seperti Palembang zaman doeloe, terima kasih pak Yusuf, oh ya, sebagian keluarga besar kami “wong melayu pelembang” merantau, dan telah menurunkan anak cucunya menjadi warga Tayan, semoga kami dapat menziarahi makam buyut kami Baba Zainal Abidin bin Baba Su’ud bin Kiyai Demang Jayalaksana BM Najib, selaku perintisnya, smg.
24 Mei 2010 pada 19:55:18 |
Semoga, pak.
7 Juni 2010 pada 15:59:43 |
Tayan adalah kampung halaman papaku,..sampai skrg keluarga papaku masih ada yg bisnis di sana. Kalo mau kaya cepat silakan berbisnis toko makanan kering, krn disekitarnya banyak pertambangan, perkebbunan sehingga mereka perlu makanan2 kering yg bisa simpan lama buat dimakan. Saya wkt kecil suka kesana, sblm ada jalan lintas Ptnk-Tayan. dulu ke tayan perlu naik 6 jam bis, skrg cukup 1 jam. dan uniknya nih pulau ada pantainya loh,..kita suka sore jalan kaki ke pantai tayan yg kita namakan “Sua Pa” sua=pasir, pa=area. Sepanjang jalan bisa petik jagung dan bakar langsung, lalu bisa BBQ di pantainya, yg pasirnya bisa buat membersihkan gigi, dan naik speed boat keliling pulau. Dan bisa melihat Biawak besar berenang di sana loh,..but hati2 juga ada buayanya. Ikan Jerawat adalah ikan khas sana yg gede dan dagingnya putih seperti salju, enaknya dikukus. Ikan asin, gula merah, dodol durian, krupuk belidak semua dijamin asli dan enak. Dan view dari pulau Tayan melihat ke seberang adalah bukit2 diskelilingnya yg ada di tepian sungai. Serunya dulu kita malam suka tiduran diatas dermaga pulau tersebut untuk lihat bintang2,..bayangan jumlah bintang yg terlihat seumur hidup tak terlupakan, karena banyaknya seperti pasir dilangit, gemerlapan. dulu dari pontianak ada pesawat misioneri yg bisa kita naiki yg dimana pesawatnya mendarat diatas sungai kapuas, dan kalo mau main2 ke tambang emas tinggal sebrang sungainya. namun disayangkan air sungai kapuas sudah tercemar oleh sisa pembuangan tambang emas yaitu Merkuri. Jadi air sungai kapuas itu sudah tdk bisa diminum, karena mengandung merkuri tinggi yg membuat banyak org2 di suku2 dalam atau tempat trans melahirkan anak2 yg cacat. itulah memori saya ttg Tayan …salam
12 Juni 2010 pada 20:52:47 |
Evis,
Banyak terima kasih sharing dan tambahan infonya. Cerita yang menarik sekali. Slm.
18 Juni 2010 pada 21:19:27 |
trimakasih untuk semua’y………
tayan adlah salah satu kampung halaman family saya……
tayan jg daerah yg sangat potensial untuk pertanian n pertambangan…..yg mn tlah trbukti ada’y perkebunan klapa sawit,karet n pt hantam serta boksiet…..
tayan memiliki fanorama alam yg bagus,pulau terletak d tengah kapuas antara kmpung tayan dan piasa’…….pada saat kmarau tiba bnyak pengunjung datang bhkan pelencong dari luar negeripun datang untuk mnyaksikan indh’y pasir yg tmbul dari ujung pulau itu dari upuk timur smpai upuk barat………klhatan…….walaupun saya sdah hmpir 3 tahun tidak pulang lntaran menimba ilmu d sebrang lautan ( jawa 0 saya merasa akan khangatan kmpung tayan serta meliau….
tayan juga terletak ngak jauh dari kota propinsi pontianak hnya memakan wktu skitar 3 jam……………..dan snggau hnya 2 jm…..serta meliau cm 30 mnit mlwati jln tepi sungai…….
buat pemerintah tayan kapan didirikan’y jmbatan trsebut dan saya dengar mau jd kabupaten…………kapan itu trhujut kami sebagai putra setempat bkan lg putra daerah……..mngharapkn secepat’y trhujut……….karena kami sebagai mahasiswa asli tayan dan meliau…..ingin sekali brkerja n tidak mw mnjadi penganguran………mungkin dari ithu bisa d pahami n d mengerti……amin ya robal alamin…..
25 Juni 2010 pada 8:55:47 |
Banyak terima kasih ‘sharing’ dan tambahan ceritanya. Sukses buat Tayan untuk ke depannya, semoga semakin maju dan berkembang…
19 September 2010 pada 23:20:02 |
Kapan Ya Aku Bisa Kesana..
17 Desember 2010 pada 18:15:06 |
mantap benar tayan ku tokk dah 2 tahun aku nda balik
15 Februari 2011 pada 21:52:08 |
salam kenal bapak2 saya juga kelahiran tayan..
saya harap perkembangan pembangunan fisik di Tayan sebanding dengan pembangunan mental sdmnya pak..
kalau boleh tau dalam rangka apa bapak ke Tayan kemarin?
1 Maret 2011 pada 9:11:43 |
Saya ke Tayan dalam rangka survey bauksit, mas. Semoga Tayan terus semakin maju dan berkembang. Slm
10 Oktober 2011 pada 13:21:31 |
ape die ni…? rase nak belek kampong la ni jadi e…
9 Desember 2011 pada 12:39:05 |
Sering sekali aq melewati tayan ini, kota yang lumayan menarik …
perkembangannya sangat pesat …
22 Januari 2012 pada 3:19:42 |
Tayan bukan hanya sekedar daerah yang akan berkembang, Tayan juga sebagai tempat pemancingan Udang…..
6 Maret 2012 pada 17:57:29 |
Saya melihat banyak potensi dapat dikembangkan di daerah ini bagi kemakmuran dan kemajuan Tayan. Semoga…
27 Februari 2012 pada 9:00:26 |
seharusnya pemerintah lebih jeli dalam mengalokasikan pembangunan yang tepat guna,tayan merupakan pintu bagi semua daerah yang ada di kalimantan.
6 Maret 2012 pada 17:58:35 |
Setuju. Semoga harapan masyarakat Tayan pada umumnya dapat ditangkap oleh para pemegang kekuasaan daerah setempat…
4 Maret 2012 pada 23:09:25 |
terima kasih buat pak yusuf yang udah buat forum ni
saya selaku warga setempat merasa bangga karena bisa dilahirkan didaerah yg penuh dengan kekayaan alamm
dan saya harap bagi warga tayan yang membaca coment saya jaga lah baik” daerah kita dan jadilah kota tayan terang bagi kota” yang lainnyaa
mudah”an nnti saya balik dari ausy tayan masi sama kayak dulu lagi
6 Maret 2012 pada 17:35:17 |
Walau saya bukan warga Tayan, tapi saya setuju dan mendukung pemikiran itu. Salam
8 April 2012 pada 7:49:57 |
Saya dokter gigi PTT penempatan d puskesmas kampung kawat kec.tayan hilir kab.sanggau..sy blm pernah k tayan sebelumnya..informasi ini sangat membantu sekali
28 Mei 2012 pada 9:37:22 |
Selamat bertugas bu dokter. Semoga semua tugasnya dapat ditunaikan dengan baik dan lancar. Slm
7 Mei 2012 pada 18:56:40 |
Apa khabar Pak Yusuf,
Saya juga bukan warga Tayan tetapi sebahagian DNA saya berpunca asal dari Tayan.
Semoga Tayan beroleh kejayaan dan kesejahteraan.
Apapun keadaannya,biar senang biar susah, Tayan tetap istimewa di hati kami sekeluarga.
28 Mei 2012 pada 9:44:18 |
Kabar baik Abang Din,
Semoga harapan mulia Anda direspon positif oleh siapapun pemegang kekuasaan di sana. Selamat bernostalgia. Salam