Dasar bukan penggemar burung, dikapakno-kapak (diapa-apakan) ya tetap saja malas kalau disuruh ngurusi hewan piaraan bangsa unggas ini. Biarpun punya banyak waktu longgar, tetap saja berat rasanya kalau mesti membersihkan kandang burung, memandikan burungnya, mengisi air minumnya dan menyuplai makanannya setiap pagi. Tapi, kok ya dilakoni juga.
Kalau akhirnya semua itu saya lakukan setiap pagi, semata-mata [...]
Read Full Post »
Ada lagu ndang-ndut yang dinyanyikan mendayu-dayu, katanya lebih baik sakit gigi daripada sakit hati. Dulu saya pikir ini hanyalah bunga kata-kata yang tidak berarti apapun selain sekedar agar lagunya laku dijual. Dalam hati saya nggrundel, kayak yang kehabisan kata-kata puitis saja. Dulu ada teman sekost yang kalau sakit gigi matanya merah dan jadi sensitif mudah [...]
Read Full Post »
( 1 )
Merenovasi rumah barangkali bukan pekerjaan yang rumit-rumit amat kalau itu hanya sebatas memperbaharui bagian-bagian rumah yang sudah usang atau rusak atau sekedar ingin memberi tampilan baru. TMenjadi agak rumit kalau renovasi rumah harus disertai dengan merubuhkan atap bangunan utamanya. Nyaris dapat dikatakan menjadi seperti membangun rumah baru. Itulah yang saat ini sedang saya [...]
Read Full Post »
Menjelang tengah malam, Kamis malam Jum’at, 25 Juli 2002, mendadak saya kepingin makan bakmi. Sebagai warga Bintaran (setidaknya KTP saya masih beralamat Bintaran Kulon), pilihan utama tentu saja Bakmi Kadin yang warungnya berada di jalan yang sama. Dari rumah Eyangnya anak-anak saya hanya perlu berjalan kaki beberapa puluh meter ke utara sudah sampai di depan [...]
Read Full Post »
Jum’at sore, 28 Juni 2002, saya tiba di Yogya. Seperti biasa, anak-anak lebih suka langsung menuju ke rumah Eyangnya di Bintaran Kulon. Setiba di rumah Eyangnya anak-anak, terlihat sebuah bendera putih berkibar di pingir jalan di sebelah rumah. Siapapun tahu bahwa bendera putih semacam ini bukan pertanda terjadi genjatan senjata setelah tawuran antar kampung, melainkan [...]
Read Full Post »
Posted in > Seputar YOGYAKARTA, tagged tempe, pasar tradisional, yogya, sentul, mbok, bakul, gudangan, urap, besengek, tahu, sayur on 9 April 2008 | 1 Komentar »
Usai sholat subuh, anak laki-laki saya yang berumur 6,5 tahun ikut bangun. Sekitar jam 05:15 pagi, saya ajak dia untuk jalan-jalan pagi ke pasar Sentul, Yogya, yang jaraknya tidak terlalu jauh. Jalanan masih terlihat sepi. Berdua anak saya, kami dapat jalan melenggang santai di bawah udara pagi yang segar dan belum terganggu kesibukan dan kebisingan [...]
Read Full Post »