
Di depan Rumah Makan “Rizky” Muara Wahau. Dari kiri ke kanan : Daru, Levi, Ashri, Yusuf dan Pak Sopir (yang motret Darsun)

Taman Hutan Wisata “Sei Tangap” – Milik Inhutani dan sekarang kondisinya sudah tidak terurus.

Pesawat ATR 42 Trigana Air Jurusan Tanjung Redeb – Balikpapan

Bandara Kalimarau Tanjung Redeb – Saat pagi hari dan masih sepi

Makan Malam di “New Family Cafe” Tanjung Redeb

Pohon Bakau di Tepi Sungai Segah

Akar Bakau

Salah Satu Pelabuhan Batubara di Sungai Segah

Kampung Nelayan di Pelabuhan Teluk Bayur

Pelabuhan Nelayan Teluk Bayur

Jalan Aspal Menjelang Tiba di Teluk Bayur

Jalan Tanah di Kecamatan Keley Antara Km 575-630 Jalan Poros Balikpapan – Tanjung Redeb

Terjebak Lumpur di Km 535 Jalan Poros Balikpapan – Tanjung Redeb

Menara Masjid Agung “Baitul Hikmah” – Kini banyak menyimpan sarang burung walet

Salah Satu Lorong Masjid Agung “Baitul Hikmah”

Beringin Tua di Kecamatan Teluk Bayur

Salah Satu Sudut Perkampungan Nelayan di Pelabuhan Teluk Bayur
Tag: atr 42, bakau, kalimarau, keley, muara wahau, segah, sei tangap, tanjung redeb, teluk bayur, trigana
23 April 2008 pukul 23:46:58 |
salam kenal om from http://wawan12.wordpress.com/
24 April 2008 pukul 20:03:59 |
Salam kenal kembali, mas Irawan.
Terima kasih & salam.
12 Juni 2008 pukul 15:22:54 |
Duh, jadi kangen Teluk Bayur dg Berau. Thanx for the great pics!
Cheers,
20 Nopember 2008 pukul 10:41:54 |
keren
20 Nopember 2008 pukul 10:45:58 |
berau emank keren,tp jalan trans berau samarinda masih rusak
20 Nopember 2008 pukul 10:48:36 |
kapan neeh beasiswa Q cair……?????????????
17 April 2009 pukul 12:39:20 |
Mas Yusuf (buat yg lain juga),punya info nggak tentang “kampung baru” di tanjungredeb yg katanya tempat itu dulunya adalah tempat pembuangan orang-2 dari jawa.
Matur tengkyu.
Salam,
Aries