
Hujan semalam telah menyebabkan transportasi di jalan poros antara Samarinda - Tanjung Redeb, Kaltim, terhambat cebakan lumpur. Jalan poros ini adalah satu-satunya sarana transportasi darat bagi masyarakat dari kedua kabupaten, Berau dan Kutai Timur, baik untuk transportasi penumpang, logistik maupun keperluan ekonomi lainnya.
Cebakan terparah terjadi pada lokasi sekitar 535 km utara Balikpapan, atau jam ke-15 perjalanan darat dari Balikpapan, di tengah hutan di dekat perbatasan antara Kabupaten Kutai Timur dengan Berau.
(Foto - Ketika kijang Innova yang saya tumpangi sedang berusaha ditarik keluar dari cebakan lumpur setelah menunggu cukup lama, tanggal 5 Januari 2008, jam 14:00 WITA - Yusuf Iskandar)
Tag: berau, jalan poros, kaltim, kijang innova, kutai timur, samarinda, tanjung redeb, terjebak lumpur
6 April 2008 pukul 21:19:37
gile bener. gak kebayang deh. medannya berat banget. harusnya pake jeep tuh!
7 April 2008 pukul 20:13:37
very pity.. sian
11 Mei 2008 pukul 14:46:56
Hal ini disebabkan penanganan proyek jalan di Kaltim memang tidak tuntas sampai ke Aspal dan ini merupakan impian Rakyat Kaltim uniuk bisa mempunyai jalan beraspal sampai keperbatasan Sabah
15 Nopember 2008 pukul 11:03:04
Saya sebagai anak kaltim merasa prihatin terhadap kondisi seperti itu pada kota yang saya cinta itu ! saya selalu di ejek temen-temen masalah kurang majunya kota yang saya cintai itu ! apalagi saya mengayam pendidikan di luar provinsi kaltim ! saya harap bupati BERAU dan SAMARINDA bisa bekerja sama dalam menghadapi masalah ini ! saya ingin kota berau bisa maju seperti kota lainnya. itu harapan saya sebagai anak bangsa. saya cinta kota berau !!!!!!!!!!!!!!